alexametrics
Sabtu, 04 Jul 2020
radarkudus
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Dukung New Normal, BRI Kanca Rembang Fasilitasi Bilik Pedagang Pasar

08 Juni 2020, 11: 02: 22 WIB | editor : Ali Mustofa

PROTOKOL KESEHATAN: Mantri BRI menggunakan atribut sesuai protokol kesehatan, menggunakan masker, sarung tangan dan kacamata dalam menjalankan tugasnya dalam melayani nasabah.

PROTOKOL KESEHATAN: Mantri BRI menggunakan atribut sesuai protokol kesehatan, menggunakan masker, sarung tangan dan kacamata dalam menjalankan tugasnya dalam melayani nasabah. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG, Radar Kudus – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk Kantor Cabang (Kanca) Rembang mendukung pemerintah menyiapkan new normal. Sebagai bentuk dukungan memfasilitasi dalam hal protokol kesehatan. Caranya memberikan sekat bilik pada pedagang di pasar tradisional.

Tahap awal program ini diterapkan di pasar Kragan. Untuk percontohan BRI memfasilitasi 14 sekat seperti bilik antar pedagang pasar. Desainnya sudah dipertimbangkan secara khusus. Misalnya tempat untuk penjualan pedagang ikan.

”Biasanya pedagang ikan hanya ada meja-meja, tanpa ada sekat-sekat. Kita kasih sekat antar pedang di pasar Kragan. Bahannya holo dan plastik bening tebal,” kata Pemimpin Cabang BRI Rembang, Bari Indro Pratomo melalui bagian Logistik, Gigih Wira Adianto.

Skenario new normal mulai dijalankan. Tentu tidak berhenti di pasar Kragan. Selanjutnya dikembangkan ke pasar lainnya. Dengan fasilitas tersebut tentu pedagang maupun pembeli dapat melakukan transaksi dengan aman. “Ini sebagai antisipasi penularan Covid-19,” ungkapnya.

Tak hanya bilik bersekat. Di Pasar Kragan pihak BRI juga menyediakan tempat cuci tangan bagi pengunjung atau pedagang. Disediakan di sudut-sudut. Untuk menunjang protokol kesehatan.

”Bukan hanya protokol kesehatan. Untuk semakin menghidupkan pasar tradisional, ke depan BRI juga memfasilitasi pedagang berjualan online,” terangnya.

Konsepnya fasilitas teknologi tersebut untuk arah ke depan akan dibuatkan pasar digital atau belanja online. Dicontohkan seperti di Kota Semarang. Ada  aplikasi tumbasin.id yang bisa di download via playstore.

“Ke depan bisa memilih opsi. Misalnya pasar A. Nanti akan muncul beberapa item penjualan sayuran lengkap list harganya. Nanti masyarakat bisa memesanya. Ditahap awal fasilitas info tersebut akan mulai dikenalkan masyarakat,” ungkapnya.

Dalam skenario new normal, BRI tetap mengutamakan protokol kesehatan. BRI melakukan operasional bisnis dengan protokol perlindungan dan kesehatan. Untuk tetap memastikan keselamatan pekerja dan nasabahnya.

Langkah nyata sudah dijalankan. Terlihat Mantri BRI Rembang menggunakan atribut sesuai protokol kesehatan. Menggunakan masker, sarung tangan dan kacamata dalam menjalankan tugasnya dalam melayani nasabah.

”Langkah-langkah pencegahan untuk melindungi karyawan dan  nasabah dari ancaman pandemi disesuaikan protokol penanganan covid,” imbuhnya. 

(ks/noe/ali/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia