alexametrics
Sabtu, 04 Jul 2020
radarkudus
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Asyik Nyabu, Ladies Escort Diserbu Aparat

06 Juni 2020, 11: 43: 52 WIB | editor : Ali Mustofa

NYABU: Konsumsi sabu, dua pelaku diciduk Polres Kudus.

NYABU: Konsumsi sabu, dua pelaku diciduk Polres Kudus. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS, Radar Kudus – Lagi asyik nyabu, ladies escort (LC) atau pemandu lagu diserbu aparat kepolisian awal Mei lalu. Di tempat berbeda satu pelaku juga dikandangkan di Polres Kudus. Dari para pelaku, polisis berhasil mengamankan barang bukti satu paket sabu.

Salah satu pelaku, Dewi D mengaku hanya mengonsumsi sabu. Bukan pengedar. Bahkan, dia menyebut barang haram tersebut juga milik temannya yang saat penggerebekan berhasil kabur. ”Saya dibelikan teman saya, tapi pas ada razia dia kabur,” ungkap perempuan yang berdomisili di Desa Sunggingan, Kota ini.

Dikatakannya, sabu tersebut dibeli dari Yayo senilai Rp 700 ribu per paket. Dirinya mengakui bukan hanya sekali mengonsumsi sabu.

Sementara pelaku lainnya, Faronzi diketahui pernah terlibat kasus serupa. Faronzi pernah ditangkap sebagai pengedar. Namun dalam penangkapannya kali ini, dia mengaku tak lagi menjadi pengedar, hanya memakai saja.

”Saya sudah berhenti mengedarkan, namun belum bisa melepaskan diri dari ketergantungan sabu,” ujarnya.

Kapolres Kudus AKBP Catur Gatot Efendi didampingi Kasat Narkoba Polres Kudus AKP Sucipto mengatakan, gerak gerik Dewi sebenarnya sudah terendus pihak penyidik cukup lama. Hal ini lantaran kebiasaanya mengonsumsi narkotika jenis sabu. ”Kami sudah pantau gerak-geriknya,” ucap Cipto.

Saat ditangkap, kata dia, Dewi tidak sendirian. Dia bersama temannya. Namun sayang, temannya yang turut menjadi incaran berhasil melarikan diri. ”Rekannya berhasil kabur saat akan ditangkap,” tambahnya.

Atas tindakan tersebut, dua pelaku dijerat dengan pasal 112 ayat (1) dengan ancaman empat tahun penjara dan satu tersangka yang juga residivis kasus serupa dijerat dengan pasal 114 ayat (1) Undang-undang Nomor 35/2009 tentang Narkoba dengan ancaman lima tahun penjara.

(ks/daf/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia