alexametrics
Jumat, 10 Jul 2020
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Akses Desa Bisa Dilalui, Kades Padurenan Perketat Protokol Kesehatan

01 Juni 2020, 14: 55: 57 WIB | editor : Ali Mustofa

NORMAL: Kondisi jalan di pertigaan Padurenan, Gebog, Kudus, masih ramai kemarin malam. Di beberapa titik juga tidak ada penutupan jalan terkait warga yang dinyatakan reaktif Covid-19.

NORMAL: Kondisi jalan di pertigaan Padurenan, Gebog, Kudus, masih ramai kemarin malam. Di beberapa titik juga tidak ada penutupan jalan terkait warga yang dinyatakan reaktif Covid-19. (VEGA MA'ARIJIL ULA/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS, Radar Kudus - Kondisi Desa Padurenan, Kecamatan Gebog, Kudus, aktivitasnya terbilang normal. Meskipun dari pemberitaan sebelumnya, satu keluarga dinyatakan reaktif Covid-19.

Dari pantaun Jawa Pos Radar Kudus, pada Minggu malam pukul 19.34 kondisi Desa Padurenan aktivitas warganya normal. Beberapa warung di pinggir jalan masih berjualan.

Memasuki pertigaan menuju jalan desa, dari pantauan di lapangan masih menunjukkan aktivitas para warga. Mereka lalu lalang mengendarai kendaran di jalan Desa Padurenan. Beberapa warung di dalam gang masih buka.

Di lapangan, tidak dijumpai portal yang digunakan sebagai penutup akses jalan menuju desa. Baik menuju gang per RT ataupun RW. Akses masih bisa dilalui kendaraan seperti biasa. Begitu pula, aktivitas di tempat ibadah terpantau masih menunjukkan kegiatan. Kondisi masih normal.

Sementara itu Kepala Desa Padurenan Toni Hermawan menyatakan, setelah diketahui wargnya reaktif Covid-19 akan melakukan beberapa aturan. Pihaknya lebih memperketat prokol kesehatan Covid-19.

”Dengan melakukan social dan physical distancing. Ini juga akan diterapkan di masjid sekitar. Protokol akan diperketat," ungkapnya.

Pihaknya menambahkan, tidak melakukan penutupan akses desa. Masyarakat dari luar dan dalam desa bisa melalu Desa Padurenan secara normal.

(ks/gal/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia