alexametrics
Sabtu, 04 Jul 2020
radarkudus
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Pelatih Persiku Junior Mulai Terlihat, Kursi Manajer Belum Jelas

31 Mei 2020, 11: 34: 55 WIB | editor : Ali Mustofa

BELUM JELAS: Kursi manajer Persiku junior saat ini masih kosong.

BELUM JELAS: Kursi manajer Persiku junior saat ini masih kosong. (VEGA MA’ARIJIL ULA/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS, Radar Kudus - Teka-teki pelatih Persiku junior tampaknya mulai terlihat. Hal itu diketahui setelah pihak Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kudus rencananya kembali menunjuk Bambang Harsoyo. Sementara itu, untuk kursi manajer Persiku junior masih kosong.

Meski belum ada SK resmi, Bambang Harsoyo tampaknya akan kembali ditunjuk menjadi nakhoda Macan Muria muda. ”Kemarin kan bisa bawa Persiku junior sampai final di Piala Soeratin U-17. Kemungkinan akan kami tunjuk kembali,” jelas Sekretaris Askab PSSI Kudus Syafik Arrosid.

Seperti yang diketahui, untuk pelatih maupun manajer Persiku junior memang ditunjuk langsung oleh Askab PSSI Kudus. Di tangan Bambang Harsoyo, Persiku junior mampu melenggang ke partai final. Itu menghadapi Hati Beriman FC Salatiga pada Kamis (31/10) di Stadion Moch Soebroto, Magelang.

Di waktu normal, Nanda cs mengimbangi skuad asal Salatiga itu dengan skor 1-1. Sayangnya anak asuh Bambang Harsoyo harus kalah adu penalti. Skor berkesudahan 3-4. Secara statistik, skuad Macan Muria cilik berhasil membukukan sembilan kemenangan, tiga kali seri dan satu kali kalah. Sebanyak 25 gol sudah dilesatkan. Dan hanya kebobolan delapan gol.

Saat ditanya oleh Jawa Pos Radar Kudus, Bambang Harsoyo mengaku belum ada yang menghubunginya. ”SKnya belum ada,” ujarnya singkat.

Jika pelatih sudah dikantongi oleh Askab PSSI Kudus, beda dengan kursi manajer Persiku junior yang masih kosong. ”Kursi manajer Persiku junior masih kosong. Belum tahu kapan dibentuk. Saat ini kan belum boleh rapat dan berkerumun karena pandemi korona,” imbuhnya.

Telebih saat ini PSSI pusat sudah memberikan edaran untuk menghentikan kegiatan sepak bola. Itu sesuai edaran nomor no 88/PSSI-JTG/III/2020. Isinya pihak Asprov PSSI Jawa Tengah melakukan penundaan kegiatan yang sebelumnya ditentukan 17 Maret sampai 5 April 2020 menjadi 6 April 2020 sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian. 

(ks/vga/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia