alexametrics
Jumat, 10 Jul 2020
radarkudus
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Tunggu Jadwal Popda, Tim Sepak Bola SMPN 3 Kudus Tambah Empat Pilar

31 Mei 2020, 11: 22: 52 WIB | editor : Ali Mustofa

KETAT: Pemain SMPN 3 Kudus (hijau) berduel dengan pemain SMPN 1 Jati (putih) saat laga Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2020 yang berlangsung di Lapangan Bacin, Bae, Kudus pada Minggu (16/2) lalu.

KETAT: Pemain SMPN 3 Kudus (hijau) berduel dengan pemain SMPN 1 Jati (putih) saat laga Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2020 yang berlangsung di Lapangan Bacin, Bae, Kudus pada Minggu (16/2) lalu. (VEGA MA’ARIJIL ULA/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS, Radar Kudus – Tim sepak bola SMPN 3 Kudus rencananya bakal mempertahankan permainan kolektivitas di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Provinsi Jawa Tengah. Jika tidak ada perubahan jadwal perihal pandemi korona, cabang sepak bola akan bergulir pada Juni 2020 mendatang.

Permainan kolektivitas itu dirasa sudah menjadi ciri khas skuad sepak bola SMPN 3 Kudus. Hal itu diungkapkan oleh pelatih sepak bola SMPN 3 Kudus Cucun Sulistyo. ”Kalau bisa bermain dengan sebelas orang kenapa harus main individu,” jelas Cucun.

Dia menambahkan, lebih senang anak asuhnya memahami permainan sepak bola secara sederhana. Yakni bermain dari belakang, tengah, lalu ke depan yang dilakukan dari kaki ke kaki. Sambil mempertahankan permainan kolektivitas bagi anak asuhnya, Cucun berencana menambah empat pilar lagi di skuadnya.

Mereka merupakan pemain eks Piala Soeratin U-15 2020 lalu. Sebelumnya empat anak itu tidak dapat tampil membela SMPN 3 Kudus di Popda Kabupaten dan Popda eks Karesidenan Pati lantaran harus berlaga membela Kalimantan Barat di final Piala Soeratin U-15. Yakni, Ferdinand (penjaga gawang), Lutfi Wahyu Saputro (bek), Deco Mahesa (penyerang), dan Krisna Sulistyo (winger).

Menurut pelatih sepak bola SMPN 3 Kudus Cucun Sulistyo, keempat pemain itu dirasa mampu membuat tim menjadi lebih kuat. ”Kami tambah empat pemain itu. Tapi gaya bermain tetap kolektivitas. Artinya tetap bermain secara tim,” jelas Cucun.

Tentu, SMPN 3 Kudus semakin mantap mengingat Krisna Sulistyo merupakan top skor di final Piala Soeratin U-15 dengan torehan lima gol. Ditambah dengan skuad Popda Kabupaten dan eks Karesidenan yang sudah ada, Cucun optimis anak asuhnya dapat bersaing.

Nantinya, skuad untuk cabang olahraga sepak bola dihuni 16 pemain. Soal lawan berat, Cucun menyebut ada pada Solo dan Kota Semarang. ”Solo punya sekolah olahraga. Kalau kota Semarang pembinaannya, fasilitasnya, dan postur pemainnya bagus,” imbuhnya.

(ks/vga/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia