alexametrics
Sabtu, 04 Jul 2020
radarkudus
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Pangkas Waktu Tunggu Berobat, BPJS Luncurkan Sistem Antrean Online

31 Mei 2020, 09: 57: 51 WIB | editor : Ali Mustofa

LAYANAN BARU: Bupati Haryanto saat mengikuti peluncuran layanan BPJS Kesehatan di Pendapa Kabupaten pagi kemarin.

LAYANAN BARU: Bupati Haryanto saat mengikuti peluncuran layanan BPJS Kesehatan di Pendapa Kabupaten pagi kemarin. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

Share this      

PATI, Radar Kudus - Terobosan pelayanan dilakukan Badan Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan (BPJS) Kabupaten Pati. Melalui peluncuran sistem antrean online terintegrasi dengan Bridging Simpus Puskesmas Wilayah Kabupaten Pati. Serta Bridging Antrian Online RSUD RAA Soewondo dengan aplikasi mobile JKN, di pendapa kabupaten kemarin.

"Selama ini masyarakat pengguna layanan BPJS sering kali mengeluh menunggu antrean yang begitu lama ketika berobat di Puskesmas. Karena itu kami meluncurkan aplikasi tersebut sebagai terobosan untuk memudahkan pelayanan kami," terang Kepala BPJS Pati Tarmuji.

Seperti diketahui, di lapangan sering pasien datang berobat pagi-pagi sekali. Bahkan subuh sudah mencari antrean. Oleh karena itu, dengan adanya aplikasi ini, pengguna BPJS yang hendak berobat tak perlu datang pagi-pagi mencari antrean.

"Melalui aplikasi ini antrean bisa dipantau. Jadi apabila nomor sudah mendekati nomer antrean pasien, baru kemudian datang ke lokasi. Harapannya dengan aplikasi ini, pasien yang berobat di puskesmas tak perlu menunggu lama. Cukup setengah jam atau satu jam saja," jelasnya.

Begitupun apabila pasien mendapat rujukan ke rumah sakit, tak perlu menunggu antrean yang lama sejak pagi. Sebab sistem yang diberlakukan sama ketika mendaftar antrean di Puskesmas. "Semoga ini menjadi hal yang baik, terlebih saat ini di tengah kondisi pandemi," harap Tarmuji.

Sementara itu, Bupati Pati Haryanto yang juga hadir dalam acara peluncuran tersebut mengatakan bahwa pihaknya sangat setuju dengan diberlakukan antrean secara online itu.

"Terlebih bahwa aplikasi online ini, se - Indonesia baru Puskesmas di Kabupaten Pati yang melaksanakan. Ini salah satu keberhasilan yang luar biasa dan tentunya memudahkan pelayanan kepada masyarakat," kata bupati.

Hingga saat ini, sudah ada 11 puskesmas di Kabupaten Pati yang telah melaksanakan layanan tersebut.

"Sedangkan 18 Puskesmas lainnya, akan saya pacu untuk dapat mengikuti 11 puskesmas lain yang telah menerapkan. Sebab ini memudahkan pelayanan terhadap masyarakat. Dengan demikian masyarakat tidak akan jenuh menunggu antrean lama," terangnya.

(ks/aua/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia