alexametrics
Sabtu, 04 Jul 2020
radarkudus
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Selama Pandemi Covid-19, Plaza Pragolo Pati Andalkan Penjualan Online

30 Mei 2020, 10: 32: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

MAKIN SEPI : Kondisi Plaza Pragolo di tengah pandemi Covid-19 pengunjung berangsur berkurang setiap harinya hingga memaksa tutup.   

MAKIN SEPI : Kondisi Plaza Pragolo di tengah pandemi Covid-19 pengunjung berangsur berkurang setiap harinya hingga memaksa tutup.    (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

Share this      

PATI, Radar Kudus – Sudah sebulan lebih Plaza Pragolo menutup penuh operasionalnya. Hal itu terjadi sejak muncul kasus positif Covid-19 pertama di Kabupaten Pati. Pengunjung yang datang berangsur sepi membuat beberapa pedagang memilih untuk tutup saja.

Apalagi fasilitas bioskop yang berada di lantai dua pusat penjualan produk unggulan Bumi Mina Tani itu juga harus menutup operasialnya. Pengunjung yang datang menjadi semakin sedikit. Fasilitas bioskop menjadi salah satu penyedot pengunjung untuk datang ke Plaza Pragolo.

Muryati, salah seorang pedagang di hall kuliner mengaku sejak Pati zona merah memang pengunjung yang datang sangat sedikit. ”Apalagi mulai ada aturan agar di rumah saja pengunjung langsung turun drastis. Bioskop juga tutup. Langsung sepi semuanya,” terang perempuan yang menjual produk olahan daun kelor ini kepada Jawa Pos Radar Kudus.

CINTA PRODUK: Sejumlah produk unggulan hasil olahan UMKM di Kabupaten Pati yang dijual di Plaza Pragolo.

CINTA PRODUK: Sejumlah produk unggulan hasil olahan UMKM di Kabupaten Pati yang dijual di Plaza Pragolo. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

Lebih lanjut, pihaknya menginginkan agar tetap ada pemasukan, setiap hall memiliki kesempatan untuk difasilitasi penjualan secara online dengan sistem delivery. ”Kami ingin pihak-pihak terkait terutama penanggung jawab di Plaza Pragolo agar terus berupaya untuk melakukan terobosan-terobosan dalam pemasaran produk-produk lokal Pati ini,” jelasnya.

Terpisah Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati, Riyoso mengaku hingga saat ini progres kemajuan Plaza Pragolo belum terlihat. ”Saat ini kami konsentrasi pengelolaan di pasar rakyat dulu, karena harus buka dan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” katanya ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum lama ini.

Kondisi Plaza Pragolo sangat sepi. Sebelumnya hall sandang dan kerajinan masih buka. Namun sejak beberapa hari yang lalu sudah tutup. Barang-barang yang ada di hall pun dibawa pulang.  Namun untuk tetap mendukung penjualan IKM, pihak pengelola mulai memaksimalkan penjualan yang dilakukan secara online. 

(ks/aua/him/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia