alexametrics
Jumat, 10 Jul 2020
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Ilwani Sarankan Hartopo Beri Fasilitas New Normal di Pesantren

29 Mei 2020, 09: 49: 58 WIB | editor : Ali Mustofa

Ilwani, Ketua DPC PKB Kudus - Wakil Ketua DPRD Kudus

Ilwani, Ketua DPC PKB Kudus - Wakil Ketua DPRD Kudus (DIYAH AYU FITRIYANI/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS, Radar Kudus – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus Ilwani menyarankan Pemkab Kudus untuk memperhatikan pondok pesantren. Terlebih, sudah ada kebijakan new normal. Sehingga, pesantren juga perlu mendapat fasilitas untuk melaksanakannya.

Ilwani berpendapat, pondok pesantren dianggap penting untuk diperhatikan. Sebab, para santri  kebanyakan berasal dari luar daerah. Jadi sebelum para santri kembali untuk menjalani proses belajar mengajar, pemerintah melakukan tindakan antisipatif terkait kemungkinan penyebaran Covid-19. Seperti menyediakan masker hingga tempat karantina.

”Penganggaran tersebut nantinya bisa untuk penyediaan masker. Jadi begitu ada santri datang bisa langsung dikasih. Disiapkan mulai sekarang, jangan nunggu santrinya sudah datang,” tegasnya.

Diketahui, sejak April 2020 lalu, para santri pondok pesantren di Kudus dipulangkan ke daerah asal untuk mengantisipasi penyebaran covid-19. Selama hampir dua bulan, mereka belajar secara daring dari rumah. Jadi Ilwani berharap jangan sampai ketika new normal diberlakukan, dan para santri kembali justru kondisinya memburuk. Karena pemerintah tak memperdulikan fasilitas penanganan covid-19 di pondok pesantren.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Fraksi PKB Ali Ihsan. Menyongsong pemberlakukan new normal, pemerintah diharapkan bisa lebih peduli terhadap fasilitas pondok pesantren. Selain untuk pengadaan masker, penganggaran juga bisa untuk kebutuhan sanitasi.

”Bila perlu ada tempat karantina khusus di pondok pesantren. Jadi bila ada gejala bisa diantisipasi lebih cepat. Solusi bagi santri yang terdampak juga bisa diberikan dengan cepat,” katanya. (daf)

(ks/daf/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia