alexametrics
Minggu, 07 Jun 2020
radarkudus
Home > Jepara
icon featured
Jepara

Satu Pekerja Tewas Tertimpa Tembok Ambrol Saat Pasang Running Text

23 Mei 2020, 10: 37: 45 WIB | editor : Ali Mustofa

AMBROL: Dua orang warga terlihat sedang tembok ambrol yang menewaskan Lukito Adi Nugroho saat memasang running text.

AMBROL: Dua orang warga terlihat sedang tembok ambrol yang menewaskan Lukito Adi Nugroho saat memasang running text. (FAQIH MANSYUR HIDAYAT/RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA, Radar Kudus - Nasib nahas menimpa Lukito Adi Nugroho. Nyawa pria ini melayang karena tertimpa tembok ambrol saat akan memasang running text.

Masduki, saksi sekaligus rekan Lukito mengatakan sekitar pukul 12.00 (21/5) korban bersama satu temannya memasang running text. Running text berukuran 2 meter x 25 cm itu rencananya akan dipasang di Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Jepara.

Dia menjelaskan, saat itu Lorensyah Mauluddian, rekan Masduki yang lain, memasang running text di tembok bagian depan (pinggir jalan raya). Rekannya memasang melalui bagian atas dengan menaiki tumpukan bambu di tembok bagian dalam.

Sementara itu, Masduki dan Lukito memegangi running text dari bawah tembok bagian luar. Kemudian, Lukito menyuruhnya untuk mengambil tali. Sesaat setelah itu, tiba-tiba tembok roboh dan menimpa korban. ”Nah saat itu Lukito masih berada di tempat semula,” kata Masduki.

Pada saat bersamaan, Lorensyah terjatuh dan kakinya terjepit reruntuhan tembok. Dia masih bisa berteriak meminta tolong kepada orang-orang yang berkendara. Kedua korban kemudian dilarikan ke RSUD RA Kartini Jepara. Beruntung, nyawa Lorensyah masih bisa diselamatkan. Sedangkan Lukito tewas.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus, tembok setinggi 3 meter dan panjang 4 meter itu terlihat tua. Diketahui, tembok tersebut merupakan sisa bangunan lama yang dibangun sekitar tahun 1980. Dan belum ada pemugaran sampai sekarang.

Material-material tembok yang berumur tua itu jatuh ke pondasi bangunan. Bahkan sampai ke selokan. Bukan hanya tembok. Bekas papan baca yang berada di tembok atas juga ikut ambrol. Pecahan kaca masih berserakan di selokan.

(ks/mal/qih/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia