alexametrics
Sabtu, 06 Jun 2020
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

IDI Kudus Sumbang Sembako di Hari Bakti Dokter Indonesia

22 Mei 2020, 11: 20: 49 WIB | editor : Ali Mustofa

BERBAGI: Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kudus memberikan bantuan berupa sembako secara simbolis kepada warga sekitar kantor Idi dalam rangka peringatan ke-112 Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI).

BERBAGI: Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kudus memberikan bantuan berupa sembako secara simbolis kepada warga sekitar kantor Idi dalam rangka peringatan ke-112 Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI). (INDAH SUSANTI RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS, Radar Kudus – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kudus memperingati ke-112 Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI). Untuk merayakan itu, IDI Kudus melaksanakan kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak Covid-19.

IDI memberikan bingkisan sebanyak 522 paket sembako kepada masyarakat terdampak dan beragam alat pelindung diri untuk tenaga kesehatan. Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan langsung kepada masyarakat yang berada di lingkungan kantor IDI Kudus pada Rabu (20/5) lalu.

Ketua IDI Cabang Kudus dokter Ahmad Syaifuddin mengatakan pemberian bantuan kali ini bagian dari partisipasi IDI Kudus yang merupakan hasil kesepakatan bersama secara sukarela teman-teman dan para donator sebagai tali kasih kepada masyarakat yang terdampak akan kebutuhan sehari-hari.

”Adapun sembako yang diberikan berupa beras, gula, kecap, teh, mie instan, minyak goreng, hand sanitizer, masker dan lainnya. Untuk tenaga kesehatan kami berikan masker N95, masker bedah, baju hazmat, sarung tangan, sepatu, face sield, kacamata goggle dan lainnya,” ungkapnya.

BAKSOS: Ketua IDI Kudus dokter Ahmad Syaifuddin (kiri) didampingi dokter lain menyerahkan bantuan kepada warga Desa Loram Wetan, Jati dalam rangka ke-112 HBDI.

BAKSOS: Ketua IDI Kudus dokter Ahmad Syaifuddin (kiri) didampingi dokter lain menyerahkan bantuan kepada warga Desa Loram Wetan, Jati dalam rangka ke-112 HBDI. (IDI KUDUS FOR RADAR KUDUS)

Proses pendistribusian dilakukan sesuai protokol kesehatan. Tujuannya untuk menghindari kerumunan. Untuk itu, kata Ahmad Syaifuddin, sembako dibagikan ke warga yang benar-benar membutuhkan dari sekitar rumah anggota IDI dan APD didistribusikan ke beberapa rumah sakit, klinik, Puskesmas, dan dokter praktik mandiri di seluruh wilayah Kudus.

”Kami juga menyediakan 50 rapid test bagi tenaga kesehatan. Khususnya dokter yang praktik mandiri. Kalau dinominalkan bantuan di atas Rp 1 miliar lebih,” terangnya.

Menurutnya, HBDI ke-112 tahun ini sungguh bermakna. Spesial tahun ini mengusung slogan ”Dari Ikatan Dokter Indonesia Untuk Kudus Tercinta”.

SERAHKAN BANTUAN: Anggota IDI Kudus dokter Isna Noor Hilda (kanan) memberikan bantuan kepada salah satu warga di Desa Rejosari, Dawe, Kudus, baru-baru ini.

SERAHKAN BANTUAN: Anggota IDI Kudus dokter Isna Noor Hilda (kanan) memberikan bantuan kepada salah satu warga di Desa Rejosari, Dawe, Kudus, baru-baru ini. (IDI KUDUS FOR RADAR KUDUS)

Ahmad Syaifuddin bersama rekan-rekannya berharap bantuan ini dapat membantu dan mengurangi beban kebutuhan keluarga yang terdampak.

”Kami ingin pandemik ini berakhir, namun untuk kewaspadaan dan mencegah penularan yang semakin masif,” terangnya.

Ditambahkan, Panitia HBDI kali ini, dokter Guntur Aryo Puntodewo mengajak kesadaran masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Kedisiplinan masyarakat akan jaga jarak, tidak berkerumun, memakai masker, cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer dan mengonsumsi makanan yang sehat.

(ks/san/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia