alexametrics
Minggu, 07 Jun 2020
radarkudus
Home > Rembang
icon featured
Rembang

Pemkab Rembang Klaim Tak Ada Cicilan THR

22 Mei 2020, 10: 17: 31 WIB | editor : Ali Mustofa

FOKUS: Para staff di salah satu industri padat karya sedang bekerja beberapa waktu lalu sebelum Rembang dinyatakan KLB.

FOKUS: Para staff di salah satu industri padat karya sedang bekerja beberapa waktu lalu sebelum Rembang dinyatakan KLB. (VACHRI RINALDY LUTFIPAMBUDI/ RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG, Radar Kudus Musim bagi-bagi tunjangan hari raya (THR) telah berlalu di beberapa perusahaan. Memang, untuk teknis pembagian THR tahun ini ada berbeda dengan tahun sebelumnya. Perusahaan yang terdampak Covid-19 diperbolehkan mencicil pembayaran THR untuk para karyawan. Di Rembang sendir belum ditemui perusahaan yang demikian. Bahkan pembagian THR sudah dilakukan sejak April lalu.

Sebagaimana diberitakan Jawa Pos Radar Kudus, di kabupaten tetangga ada perusahaan-perusahaan yang mencicil THR. Kepala Dinas Penanaman Mudal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker) Teguh Gunawarman menjelaskan, secara umum, perusahaan di Rembang sudah disiplin taat pada peraturan yang ada tentang THR.

Jadi pada masa pandemi seperti saat ini, Teguh menjelaskan, pembagian THR tetap berpedoman kepada peraturan terundang-undangan. Namun karena adanya Covid-19, teknis pemberian THR sendiri bisa dilaksanakan secara bertahap. ”Bisa bertahap. Istilahnya nyicil,” katanya.

DPMPTSP Rembang sendiri sudah mencatat lebih dari 50 perusahaan. ”Itu perusahaan yang menengah ke atas,” ujarnya.

Sementara itu, disinggung tentang jumlah perusahaan yang mencicil THR, dia mengatakan, untuk di Rembang sendiri belum ada. Apabila ada, jangka waktu penyicilan THR dilaksanakan sesuai dengan kesepakatan antara perusahaan dan karyawan.

”Karena di dalam surat edaran Menteri Tenaga Kerja, itu berdasarkan kesepakatan. Karyawan dengan perusahaan,” katanya.

Apabila perusahaan bisa membayarkan secara tunai, hal itu memang dinilai lebih baik. Dan rata-rata perusahaan-perusahaan di Rembang sendiri sudah dibagikan mulai bulan April dan Mei sebelum H-7 Idul Fitri. Atau sekitar dua pekan sebelum lebaran tunjangan hari raya itu sudah dibagikan oleh perusahaan kepada karyawan. ”Ini yang berdasarkan laporan yang kami terima. Clear tidak ada masalah,” katanya.

Sementara itu, pihaknya saat ini juga membuat posko pengaduan THR seperti biasanya. Dan hingga kemarin belum ada yang mengadukan terkait THR. Sebelumnya, pihaknya juga telah menempelkan informasi posko itu pada poskamling-poskamling.

(ks/vah/ali/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia