alexametrics
Minggu, 07 Jun 2020
radarkudus
Home > Grobogan
icon featured
Grobogan

Dewan Apresiasi Pemkab Grobogan Raih WTP Lima Kali dari BPK

20 Mei 2020, 22: 12: 23 WIB | editor : Ali Mustofa

TERIMA PENGHARGAAN: Bupati Sri Sumarni dan Ketua DPRD Agus Siswanto menunjukkan laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Grobogan 2019.

TERIMA PENGHARGAAN: Bupati Sri Sumarni dan Ketua DPRD Agus Siswanto menunjukkan laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Grobogan 2019. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN, Radar Kudus – DPRD Kabupaten Grobogan memberikan apresiasi atas prestasi yang didapatkan Pemkab Grobogan. Kabupaten Grobogan mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kelima dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Penghargaan WTP tersebut diserahkan langsung Ketua BPK Jawa Tengah Ayub Amali kepada Bupati Sri Sumarni dalam teleconference bersama di ruang wakil bupati Grobogan Selasa (19/5) kemarin.

Penyerahan penghargaan tersebut diserahkan bersama dengan empat kabupaten lainnya di Jawa Tengah. Yaitu Kabupaten Grobogan, Kebumen, Pati, dan Pekalongan. Keempat Kabupaten tersebut, bupati dan ketua DPRD masing-masing lakukan penandatangan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Tahun Anggaran 2019.

Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto memberikan apresiasi dan selamat atas penghargaan WTP yang didapat kembali oleh Pemkab Grobogan. Penghargaan diberikan setelah Pemkab Grobogan terima WTP dari hasil pemeriksaan keuangan BPK tahun 2019.

”Harapan ke depan. Pemkab Grobogan bisa menindaklanjuti atas temuan BPK agar bisa menjadikan Grobogan lebih hebat lagi,” kata Agus Siswanto.

Penghargaan itu diharapkan sesuai sasaran pembangunan bisa menghasilkan output yang bagus. Sehingga bisa meningkatkan kualitas hasil pemeriksaan dari pembangunan dan pengelolaan keuangan di Kabupaten Grobogan.

”Saya ucapkan selamat atas penghargaan yang didapat. Ke depan bisa meningkatkan kembali kualitas pembangunan dan pengelolaan keuangan di Grobogan,” ujarnya.

Bupati Sri Sumarni melalui Sekda Sumarsono mengatakan penghargaan WTP yang diterima Pemkab Grobogan adalah yang kelima. Penghargaan WTP ini menjadi semangat untuk menjadikan pemerintah daerah lebih baik. Tentunya juga akan lakukan perbaikan dicatatan ke depan supaya opini supaya berkualitas pengelolaan keuangan lebih baik.

”Ke depan temuan catatan ini bisa lebih sedikit dan pembangunan di Kabupaten Grobogan semakin bermanfaat,” kata dia. 

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga memberikan apresiasi kepada semua pihak dan OPD yang telah melakukan tugas kinerja dengan baik. Sehingga predikat WTP tersebut bisa diraih lagi. Di mana dalam penilaian ada 48 entitas.

”Penghargaan WTP diterima Pemkab Grobogan sejak 2015, 2016, 2017, 2018 dan 2019.  penghargaan ini bukanlah hasil kerja bupati semata. Melainkan, hasil kerja seluruh OPD. Diharapkan, dengan adanya penghargaan ini bisa menjadi penyemangat para abdi negara untuk semakin bekerja keras dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Ketua perwakilan BPK Jawa Tengah Ayub Amali dalam sambutannya mengatakan, pemeriksaan dalam pandemi Covid-19 menggunakan teknologi informasi. Seluruh pemeriksaan dilakukan secara online. Salah satunya dengan video conference.

”Kami ucapkan terima kasih dari pemda dan inspektur. Di mana keduanya lakukan pengecekan fisik dan perhitungan di lapangan. Prosedur tidak ada yang kami kurangi. Kami lakukan secara standar. Hanya ada beberapa metode sesuai dengan kondisi. Kami tetap menjaga kualitas melalui kualitatif,  teknis, penanggung jawab  dan perwakilan,” ujarnya.

Dijelaskan, dalam rangka pengelolaan keuangan negara dan daerah, kepala daerah serahkan laporan ke BPK dan BPKl lakukan pemeriksaan. Dalam pemeriksaan keuagan akan berikan opini. Tetap sesuai dengan akuntansi pemerintah dan peraturan perundang-undangan.

”Hasil pemeriksaan sudah melalui dua kali tanggapan. Pegawai dan instansi terkait. Mulai saat seksi rutin dan pelaporan hasil laporan. Jadi sudah sesuai proses ketat tidak ada yang dikurangi dan bisa dipertanggungjawabkan. Berdasarkan pemeriksaan Kabupaten Grobogan mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” terang dia.

(ks/mun/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia