alexametrics
Minggu, 07 Jun 2020
radarkudus
Home > Rembang
icon featured
Rembang

Pastikan Sembako Aman, Kapolres Bersama Dandim Kompak Sambangi Pasar

20 Mei 2020, 14: 38: 38 WIB | editor : Ali Mustofa

CEK LANGSUNG: Kapolres Rembang, AKBP Dolly A. Primanto bersama Dandim, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Dan UMKM Kabupaten Rembang, Akhsanudin saat mengecek kepokmas di Pasar Kota Rembang, kemarin (19/5).

CEK LANGSUNG: Kapolres Rembang, AKBP Dolly A. Primanto bersama Dandim, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Dan UMKM Kabupaten Rembang, Akhsanudin saat mengecek kepokmas di Pasar Kota Rembang, kemarin (19/5). (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG, Radar Kudus - Harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di Kota Garam dipastikan stabil. Jika pun ada lonjakan atau penurunan tidak mencolok. Ini terpantau di pasar saat Kapolres Rembang, AKBP Dolly A Primanto bersama Dandim 0720 Rembang, Letkol Arh Andi Budi Sulistianto sambang pasar kota kemarin.

Rombongan datang pukul 09.00 pagi hari. Memantau kepokmas sekaligus peringatkan pedagang atau pengujung tidak gunakan masker. Di dalam berjubel banyak orang. Ada yang ingin mencari baju baru untuk digunaka lebaran. Tidak banyak membeli aneka jajanan pasar. Termasuk juga mencari kepokmas. Untuk digunakan keperluan saat hari kemenangan mendatang. Meskipun tidak ada tradisi mudik.

Kondisinya terbilang stabil. Ketika Kapolres Rembang bersama Dandim 0720 Rembang  monitor di tiap-tiap los. Dengan didampingi Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Dan UMKM Kabupaten Rembang, Akhsanudin termasuk kepala Satpol PP Rembang, Waluyo.

Salah satunya terpantau dipegang bumbu dapur. Cabe rawit anjlok. Lalu di bagian daging dan ayam menunjukan kenaikan. Rata-rata kenaikannya Rp 5 ribu. Ini dipengaruhi permintaan naik jelang Idul Fitri yang tinggal beberapa hari. Selebihnya hampir normal.

Salah satu pedagang daging, Harfiah menyampaikan harga daging mengalami kenaikan. Jelang sepekan memasuki hari raya Idul Fitri. Kenaikannya dirasa masih normal. Jika sebelumnya rata-rata harga Rp 110 ribu/kg saat ini naik menjadi Rp 115 ribu/kg.

”Masih stabil. Saya mampu jual 20 kg, mulai pukul 06.00 sampai 11.00 siang pulang. Biasanya hanya 10 kg, karena korona sepi. Rata-rata yang membeli bakul belanja, sebab banyak orang rumahan yang pesan. Saya ambil dari Bangker, ketika tidak habis kita kembalikan,” katanya.

Kapolres Rembang, AKBP Dolly A Primanto bersama Kodim 0720 dan Pemkab Rembang monitor kepokmas. Tepat enam hari menjelang lebaran. Dimana adanya peningkatan-peningkatan masyarakat.

”Kita tekankan physical dan sosial distancing, penggunaan masker. Paling penting sejauh mana adanya kenaikan maupun harga beberapa sembako. Mungkin cabe, daging dan sebagainya,” katanya.

Makanya ingin melihat langsung situasi perekonomian khususnya Rembang. Sampai dilakukan pengecekan di lapangan tidak ada kenaikan signifikan. Betul-betul stabil. “Mudah-mudahan terjaga hingga menjelang Lebaran,” imbuhnya. 

(ks/noe/ali/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia