alexametrics
Sabtu, 06 Jun 2020
radarkudus
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi
PT Nojorono Tobacco International

Cegah Penyebaran Covid-19, Pasar Tiban Disemprot Disinfektan

20 Mei 2020, 14: 08: 58 WIB | editor : Ali Mustofa

KAWAL PENYEMPROTAN: Head of Corporate Social Responsipility  T. Sugiyanto (kanan) mengawal penyemprotan disinfektan di pasar tiban yang ada di Jalan Menur baru-baru ini.

KAWAL PENYEMPROTAN: Head of Corporate Social Responsipility  T. Sugiyanto (kanan) mengawal penyemprotan disinfektan di pasar tiban yang ada di Jalan Menur baru-baru ini. (PT NTI FOR RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS, Radar Kudus – Sebagai upaya pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19, PT Nojorono Tobacco International (PT NTI) bekerja sama dengan sejumlah Instansi di Kabupaten Kudus. Tujuannya untuk melakukan penyemprotan disinfektan pada sejumlah pasar tradisional di Kudus sejak Senin (4/5) lalu.

Pimpinan PT Nojorono Tobacco International Stefanus JJ Batihalim menyatakan dukungan untuk segala upaya yang ditempuh guna pencegahan penyebaran Covid-19. ”Upaya pemutusan rantai penyebaran Covid-19 harus dilakukan merata dan berkesinambungan. Mulai dari penggunaan perlengkapan APD hingga kebersihan lingkungan masyarakat, terutama pada fasilitas umum.

Penyemprotan disinfektan dipilih pada area pasar. Sejatinya berbagai upaya yang dilakukan tidak efektif tanpa konstribusi dan kesadaran seluruh pihak. ”Kami sangat terdukung dengan kerja sama yang baik dari berbagai instansi dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama melawan Covid-19,” katanya.

PERANGI COVID-19: Petugas menyemprotkan disinfektan di pasar tiban Desa Nganguk yang diinisiasi PT Nojorono Tobacco International (PT NTI) dan bekerja sama dengan sejumlah Instansi di Kabupaten Kudus.

PERANGI COVID-19: Petugas menyemprotkan disinfektan di pasar tiban Desa Nganguk yang diinisiasi PT Nojorono Tobacco International (PT NTI) dan bekerja sama dengan sejumlah Instansi di Kabupaten Kudus. (PT NTI FOR RADAR KUDUS)

Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Bergas Catur Sasi Penanggungan menyatakan, penyemprotan disinfektan pada dasarnya efektif, apabila dilakukan rutin dan berkala. ”Penyemprotan disinfektan akan efektif pada tempat yang sering dikunjungi manusia dan pada benda yang sering dijamah manusia,” imbuhnya.

Lokasi utama penyemprotan disinfektan adalah di pasar tiban. Pertimbangannya, aktivitas pasar lebih pendek. Pedagang juga tidak menentu dan berasal dari berbagai daerah, sehingga lebih berisiko untuk penyebaran dan penularan virus. Jadwal penyemprotan disinfektan dimulai sejak 4 Mei di area pasar tiban Kelurahan Panjunan dan area pasar tiban Desa Nganguk secara rutin.

Kegiatan ini selaras dengan arahan Kepala Desa Nganguk, Kota, Kudus, Lina Ermawati. Dia menyatakan dukungan terhadap kegiatan penyemprotan disinfektan ini, yang rencananya dilaksanakan sebelum aktivitas pasar tiban dimulai, yaitu pukul 06.00.

”Kami secara rutin melakukan penyemprotan disinfektan pada Desa Nganguk. Terdiri dari lima RT dan sembilan RW setiap hari Minggu. Kami sangat mendukung kegiatan disinfeksi terutama untuk area pasar tiban di Jalan Menur. Selain aktifitas yang padat di pagi hingga siang hari, juga konsumen yang berbelanja mayoritas bukan berasal dari Desa Nganguk,” tambahnya. (lia)

(ks/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia