alexametrics
Minggu, 07 Jun 2020
radarkudus
Home > Grobogan
icon featured
Grobogan

Bertambah lagi, Ibu Hamil Tujuh Bulan di Grobogan Positif Korona

20 Mei 2020, 09: 16: 07 WIB | editor : Ali Mustofa

BERIKAN KETERANGAN: Ketua harian gugus tugas penanganan covid-19 Endang Sulistiyoningsih bersama jubir Selamet Widodo memberikan keterangan tentang penambahan kasus positif korona, Senin (18/5) kemarin.

BERIKAN KETERANGAN: Ketua harian gugus tugas penanganan covid-19 Endang Sulistiyoningsih bersama jubir Selamet Widodo memberikan keterangan tentang penambahan kasus positif korona, Senin (18/5) kemarin. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN, Radar Kudus – Kasus pasien positif korona di Kabupaten Grobogan bertambah lagi setelah sempat alami penurunan. Seorang ibu hamil tujuh bulan, NA, perempuan, 21, warga Desa Sendangharjo, Kecamatan Karangrayung positif sebagai pasien covid-19.

Juru bicara gugus tugas penanganan covid-19 Grobogan Selamet Widodo mengatakan, pasien baru ini hasil dari tracking dari pasien positif sebelumnya dari Desa Sendangharjo, Kecamatan Karangrayung.  Yaitu nyonya D, tetangga sendiri. Hasil dari tracking,  NA, 21 setelah dilakukan rapid test hasilnya reaktif.

”Saat itu juga kita isolasi ke RS Getas Pendowo. Hasil swab ya positif. Pasien ini dipindah ke RSUD R Soedjati. Pasien A. ini hamil tujuh bulan,” kata Selamet Widodo yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Grobogan.

Ketika ditanya tentang kemungkinan, virus korona bisa menular ke janin bayi. Pihaknya mengaku belum mengetahuinya. Namun, untuk proses persalinannya nanti akan menggunakan penggunaan standart korona.

”Pasien tidak ada penyakit bawaan. Pasien tidak ikut ke Jakarta. Tertular karena terjadi transmisi lokal,” ujarnya.

Selamet menghimbau kepada warga masyarakat agar tidak lakukan mudik. Meski demikian masih ada yang mudik dengan segala cara. Saat ini sudah H-7 Lebaran. Puskesmas dan dari Desa Kecamatan mengikuti terus pemudik.

”Kami harapkan warga yang mudik bisa lakukan isolasi mandiri dengan ketat. Untuk memantau betul tidak keluar rumah. Kita maksimalkan dengan karantina mandiri dengan satgas babinsa dan bhabinkantibmas. Pembagian masker harus didisplinkan,” terang dia.

Ketua harian gugus tugas penanganan covid-19 Endang Sulistiyoningsih menyatakan, saat ini total orang dalam pemantauan ada 351 orang, kasus baru ada dua orang, sembul 281 dan meninggal dunia ada 7 orang. Sedangkan pasien dalam pengawasan total ada 214 orang, kasus baru 10, sembuh 121 dan meninggal 24 orang.

”Adanya tambahan NA, perempuan, 21 tahun warga Sedangharjo, Kecamatan Karangrayung maka jumlah kasusnya positif korona ada 16 kasus. Sepuluh kasus sudah sembuh, tiga kasus sudah meninggal dan tiga kasus masih dalam perawatan di RSUD R Soedjati Purwodadi.

Endang mengingatkan, kepada seluruh masyaakat Grobogan untuk tetap waspada. Yaitu dengan patuhi anjuran pemerintah, sosial distancing, jaga kebersihan, olahraga teratur dan makan makanan bergizi.

(ks/mun/him/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia