alexametrics
Minggu, 07 Jun 2020
radarkudus
Home > Pati
icon featured
Pati

Pagu Pajak Bumi Bangunan Kabupaten Pati Naik Jadi Rp 22 Miliar

20 Mei 2020, 08: 36: 54 WIB | editor : Ali Mustofa

Turi Atmoko, Kepala BPKAD Kabupaten Pati

Turi Atmoko, Kepala BPKAD Kabupaten Pati (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

Share this      

PATI, Radar Kudus – Data ulang sekaligus pencocokan objek pajak di seluruh desa dan kelurahan telah rampung dikerjakan. Hasilnya ada penambahan mutasi penyesuaian nama objek pajak menjadi 190 ribu.

”Dari hasil data ulang itu pagu pajak bumi bangunan menjadi meningkat. Dari biasanya sekitar Rp 20 miliar ini menjadi Rp 22 miliar,” terang Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pati kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Hal ini karena dari pencocokan di lapangan pembayaran pajaknya menjadi lebih obyektif. Karena benar-benar sesuai dengan kenyataan yang ada. Karena tahun demi tahun tentunya banyak sekali perubahan untuk sebuah objek pajak.

Seperti diketahui, BPKAD Kabupaten Pati mengebut pencocokan objek pajak untuk Pajak Bumi Bangunan (PBB) mulai awal tahun lalu. Ada ratusan ribu objek pajak yang harus dicocokkan kembali.

Sebelumnya pihaknya mengakui masih banyak dijumpai objek pajak yang tak sesuai dengan surat pemberitahuan pajak terhutang (SPPT) untuk Pajak Bumi Bangunan (PBB).

”Misalnya begini, di SPPTnya masih tertera sebidang tanah dengan bangunan lantai satu. Nah di lapangan, saat ini setelah bergantinya tahun bangunan tersebut sudah direnovasi menjadi lantai dua. Hal itu tentunya memengaruhi besaran pajak yang dibayarkan. Oleh karena itu kami akan mendata ulang semuanya. SPPT harus sesuai dengan real objek pajaknya. Termasuk mungkin sebidang tanah yang dulu satu nama. Sekarang sudah dipecah-pecah. Ini yang akan kami data ulang juga. Sehingga semuanya sesuai dan tertib,” terang Turi.

(ks/aua/him/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia