alexametrics
Sabtu, 06 Jun 2020
radarkudus
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Kompetisi Liga 3 Jateng Masih Abu-Abu, Manajer Persiku Lakukan Ini

19 April 2020, 20: 50: 49 WIB | editor : Ali Mustofa

BELUM JELAS: Pemain Persiku Kudus M Irman (biru) bertabrakan dengan pemain Persip Pekalongan saat kompetisi Liga 3 Jateng di Stadion Wergu Wetan Kudus.

BELUM JELAS: Pemain Persiku Kudus M Irman (biru) bertabrakan dengan pemain Persip Pekalongan saat kompetisi Liga 3 Jateng di Stadion Wergu Wetan Kudus. (VEGA MA’ARIJIL ULA/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS, Radar Kudus - Perihal bergulirnya kompetisi Liga 3 Jawa Tengah masih abu-abu. Itu lantaran pihak operator tak bisa berbuat banyak karena pandemi korona. Dampaknya, kompetisi Liga 3 Jawa Tengah yang seharusnya bergulir 26 Juli 2020 belum dapat dilakukan sampai saat ini.

Persoalan pandemi korona membuat operator liga menyerahkan keputusan kepada pihak Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah perihal kapan liga 3 Jawa Tengah dapat bergulir. Hal itu diungkapkan oleh operator kompetisi Asprov Jateng bidang operasional kompetisi Agus Hanifuddin.

”Harusnya kami sudah masuk tahapan sosialisasi. Kami juga masih koordinasi dengan Asprov. Tapi ya memang kami belum bisa berbuat apa-apa. Menunggu keputusan PSSI pusat juga,” jelas dia.

Ditanya soal kemungkinan Liga 1 dan Liga 2 berjalan kembali dengan format turnamen, Agus juga belum tahu bagaimana format pertandingan untuk Liga 3. ”Yang jelas kami ngikut Asprov Jateng. Kan Asprov berpedoman dengan PSSI pusat. Nanti tinggal Asprov menyampaikan ke kami terkait seperti apa kompetisi Liga 3 nantinya,” sambungnya.

Agus juga tak dapat berharap banyak lantaran adanya pandemi ini. ”Kalau ditanya harapan ya kami hanya bisa menunggu karena kami sebagai pelaksana terusan dari Asprov Jateng,” harapnya.

Terpisah, Sekretaris Asprov PSSI Jawa Tengah Purwidyastanto saat ditanya perkiraan bergulirnya Liga 3 tahun ini belum dapat memastikan. ”Kami belum bisa matur. Kami akan menunggu arahan PSSI Pusat lebih lanjut,” jelas dia.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, PSSI Jawa Tengah memang mengeluarkan edaran. Tertulis pada edaran nomor no 93/PSSI-JTG/IV/2020 itu, pihak Asprov PSSI Jawa Tengah melakukan penundaan kegiatan yang sebelumnya ditentukan 17 Maret sampai 5 April 2020 menjadi 6 April 2020 sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian.

Terpisah, Manajer Persiku Sunarto saat ini juga belum berani mengadakan seleksi pemain. ”Belum bisa memastikan. Karena kondisinya sedang seperti ini,” jelas dia.

Kepada wartawan koran ini Sunarto menyampaikan jika Liga 3 tahun ini ditiadakan, maka tidak akan ada seleksi Persiku. ”Kalau soal liga 3 Jateng, misalnya tahun ini gak ada masih bisa bergulir tahun depan. Sementara soal seleksi Persiku juga ngikut kompetisi Liga 3. Kalau tahun ni gak ada Liga 3 Jateng ya tidak ada seleksi Persiku juga,” imbuhnya. 

(ks/vga/him/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia