alexametrics
Jumat, 10 Jul 2020
radarkudus
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Kejurprov Pelajar se-Jateng Ditunda, Atlet Exercise Mandiri di Rumah

29 Maret 2020, 11: 27: 12 WIB | editor : Ali Mustofa

PERSIAPAN KEJURPROV: Atlet anggar Kudus menghunuskan pedang saat sesi latihan yang berlangsung di SMP Muhammadiyah I Kudus tahun lalu.

PERSIAPAN KEJURPROV: Atlet anggar Kudus menghunuskan pedang saat sesi latihan yang berlangsung di SMP Muhammadiyah I Kudus tahun lalu. (VEGA MA’ARIJIL ULA/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS, Radar Kudus – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Pelajar cabang olahraga anggar se-Jawa Tengah dipastikan ditunda. Pengurus cabang olaharga anggar Kudus juga meliburkan latihan bersama. Namun, para atlet tetap latihan fisik mandiri di rumah masing-masing.

Penundaan itu untuk mencegah penyebaran virus korona. Kejurprov antar pelajar itu sejatinya diselenggarakan pada pertengahan April mendatang di aula SMP Muhammadiyah I Kudus. Penundaan itu disampaikan lewat surat edaran dari PB Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI).

Lewat surat edaran itu, IKASI menginstruksikan agar atlet, pelatih, wasit, pengurus, dan klub-klub anggar di seluruh Indonesia tidak melaksanakan kegiatan sampai batas waktu yang ditentukan.

Senada, Ketua Harian Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kudus Wahyudi Purnomo juga meliburkan latihan anak asuhnya. ”Rencananya bakal libur sampai Maret atau bahkan sampai April. Kami ngikut pemerintah,” jelasnya.

Meski diliburkan, anak asuhnya diberi program latihan fisik. ”Setidaknya anak-anak berlatih fisik. Minimal lari. Setidaknya latihan dasar tetap diasah di rumah,” sambungnya.

Menurut dia, saat ini yang paling penting adalah keselamatan atlet. Kepada Jawa Pos Radar Kudus, kemungkinan jadwal untuk Kejurprov Pelajar se-Jawa Tengah itu bakal dijadwalkan ulang. Jika jadi dijadwalkan ulang, kontingen anggar Kudus rencananya bakal menurunkan 20 atlet. Terdiri dari SD, SMP, dan SMA. Mereka turun di nomor sabel, floret, dan degen.

Ditanya soal target, Yudi mengincar peringkat III. Tahun lalu, kontingen anggar Kudus mendapatkan satu medali emas. ”Kalau peraknya tahun lalu ada delapan. Perunggunya saya kok lupa,” sambungnya.

Kejurprov pelajar ini nantinya diikuti 14 tim. Diantaranya Kudus, Solo, Semarang, Kendal, Batang, dan beberapa daerah lainnya. Yudi berharap even Kejurprov pelajar itu dapat terselenggara. ”Ajang ini untuk meningkatkan pengalaman bertanding. Tapi kembali lagi kesehatan dan keselamatan atlet tetap nomor satu,” imbuhnya. (vga)

(ks/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia