alexametrics
Sabtu, 28 Mar 2020
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Satgas Covid-19: Saat Ini Belum Ada Pasien Positif Korona di Kudus

26 Maret 2020, 15: 38: 33 WIB | editor : Ali Mustofa

SAMPAIKAN PERKEMBANGAN: Jubir Satgas Pencegahan Covid-19 sekaligus Kabid Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan DKK Kudus dr Andini Aridewi didampingi Kepala Diskominfo Kudus Kholid Seif menggelar jumpa pers kemarin.

SAMPAIKAN PERKEMBANGAN: Jubir Satgas Pencegahan Covid-19 sekaligus Kabid Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan DKK Kudus dr Andini Aridewi didampingi Kepala Diskominfo Kudus Kholid Seif menggelar jumpa pers kemarin. (DISKOMINFO KUDUS FOR RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS, Radar Kudus - Menyikapi berbagai informasi yang beredar di masyarakat terkait Covid-19 di Kabupaten Kudus, konferensi pers digelar. Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Covid-19 di Kudus sekaligus Kabid Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus dr Andini Aridewi didampingi Kepala Dinas Kominfo Kudus Kholid Seif memimpin konferensi pers di kantor DKK Kudus kemarin. Pihaknya menyampaikan, sampai saat ini di Kudus belum ada pasien positif Covid-19.

Andini menyampaikan, terhitung per 25 Maret jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Kudus berjumlah 122 orang. Sebanyak 76 orang berasal dari dalam daerah dan 46 orang dari luar daerah.

Sementara jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) ada 22 orang. Rinciannya, 14 orang PDP berasal dari dalam wilayah dengan rincian tujuh orang dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi, dua orang di RS Aisyiyah Kudus, empat orang di RS Mardi Rahayu, dan satu orang dirawat di RSI Sunan Kudus. Sedangkan delapan orang PDP dari luar daerah. Dengan rincian, lima orang dirawat di RSUD dr. Loekmonohadi, dua orang di RS Mardi Rahayu, dan satu orang di RSI Sunan Kudus. ”Dalam satu hari kemarin (Rabu, 25 Maret, Red) ada tambahan limas kasus PDP baru. Tiga orang dari dalam wilayah dan dua orang dari Jepara dan Sukoharjo," terang dr. Andini.

Pihaknya berharap agar tak ada pasien positif Covid-19 di Kudus. Sampai saat ini, tujuh orang PDP telah dinyatakan negatif Covid-19 dan satu orang meninggal. ”Semoga Kudus tetap aman dari Covid-19," harapnya.

Penambahan daya tampung juga terus dilakukan semua rumah sakit di Kudus. Seperti diketahui, RSUD dr. Loekmono Hadi menjadi rumah sakit rujukan lini pertama dan RS. Mardi Rahayu yang ditunjuk melalui ketetapan gubernur Jateng menjadi rumah sakit rujukan kedua. Sementara itu, rumah sakit lain di Kudus menjadi rumah sakit rujukan lini ketiga dengan SK Bupati Kudus.

RSUD dr Loekmonohadi memiliki ruang isolasi khusus 11 ruang, RS. Mardi Rahayu memiliki empat ruang, RSI Sunan Kudus memiliki dua ruang, dan RS. Aisyiyah memiliki dua ruang. Sementara untuk RSU Kumala Siwi, RSU Nurussyifa, dan RS Kartika Husada masing-masing memiliki satu ruang. Upaya penambahan ruangan isolasi khusus terus dilakukan. ”Saat ini semua ruang isolasi khusus telah full. Upaya penambahan ruangan terus dilakukan dengan memanfaatkan ruang yang ada. Semuanya berproses untuk mempersiapkan penambahan ruang isolasi khusus," ucapnya.

Terkait ketersediaan alat pelindung diri (APD), saat ini jumlahnya dapat dikatakan cukup. Rumah sakit rujukan telah mendapatkan bantuan dari provinsi, CSR perusahaan, dan dianggarkan di APBD. Namun, pihaknya tak menutup kemungkinan upaya lain. Apalagi Covid-19 masih terus meningkat, sehingga persiapan harus terus dilakukan. ”Terkait adanya penggalangan dana di beberapa rumah sakit, itu salah satu upaya untuk memenuhi ketersediaan APD. Tentunya kami juga bersiap jika kasus Covid-19 meningkat," paparnya.

Pemkab telah berupaya menangani Covid-19 semaksimal mungkin. Dinas Perhubungan Kudus telah melakukan screening kedatangan warga Kudus dari luar daerah di Terminal Kudus. Seluruh puskesmas dan dokter telah mendapatkan sosialisasi penanganan Covid-19. Camat dan kepala desa juga telah mendapatkan pemberitahuan untuk selalu melaporkan kedatangan warga dari luar daerah. ”Warga yang baru datang dapat langsung memeriksakan diri fasilitas kesehatan terdekat,” imbaunya.

(ks/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia