alexametrics
Sabtu, 28 Mar 2020
radarkudus
Home > Pati
icon featured
Pati

Tingkatkan Resapan Air, Gunung Kendeng Ditanami 5.000 Bibit Pohon Aren

26 Maret 2020, 14: 29: 48 WIB | editor : Ali Mustofa

Tingkatkan Resapan Air, Gunung Kendeng Ditanami 5.000 Bibit Pohon Aren

PATI, Radar Kudus – Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) diharapkan menjadi ujung tombak dalam pemantauan program penghijauan di kawasan Pegunungan Kendeng, yang telah dilakukan beberapa waktu yang lalu.

Seperti diketahui, sebanyak 5 ribu bibit pohon aren telah selesai didistribusikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati. Penanaman juga sudah mulai dilakukan di beberapa titik.

”Semua bibit telah kami distribusikan ke desa-desa. Mereka nantinya yang akan menanam. Tentu bekerja sama dengan kami dan juga pihak asisten perhutani (asper) di masing-masing wilayah,” terang Kepala Pelaksanan (Kalak) BPBD Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

SELAMATKAN ALAM: Kondisi alam Pegunungan Kendeng mendesak untuk dihijaukan kembali. Beberapa waktu yang lalu penanaman telah dimulai kini waktunya dipantau.

SELAMATKAN ALAM: Kondisi alam Pegunungan Kendeng mendesak untuk dihijaukan kembali. Beberapa waktu yang lalu penanaman telah dimulai kini waktunya dipantau. (DOKUMEN BPBD PATI)

Bibit sendiri sudah 100 persen tersalurkan. Pihaknya berharap 5 ribu bibit yang ditanam itu bisa tumbuh semua. ”Kalau targetnya kami ingin semuanya tumbuh. Dua sampai tiga bulan kedepan pantauan akan mulai dilakukan saat curah hujan mulai berkurang,” imbuhnya.

Selain itu, lanjutnya, pengawasan bibit yang telah ditanam tersebut cukup penting. Mengingat segala kemungkinan (Red, kerusakan bibit) bisa saja terjadi. Seperti ulah manusia dan lainnya. ”Tentu itu akan kami antisipasi. Yang penting kami melibatkan masyarakat. Namun di beberapa tempat seperti di Kayen, antusias masyarakat juga sangat baik dengan adanya penanaman bibit pohon aren ini,” jelasnya.

Terpisah, Administratur Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Perhutani Pati, Sukidi mengungkapkan, pihaknya dalam kegiatan penanaman tersebut berperan dalam menunjukkan lokasi-lokasi yang perlu ditanami. Karena berada di area hutan milik perhutani.

”Kami yang membantu menunjukkan lokasi-lokasi yang bisa ditanam. Termasuk pemilihan penanaman di sekitar mata air, dan di kanan–kiri sungai. Karena pohon ini bagus untuk kelestarian air. Selain itu nilai ekonominya juga bagus antara lain produksi gula Aren, kolang kaling, bioetanol dan lainnya.  Masyarakat banyak yang antusias. Cukup bagus sebagai tanaman untuk kelestarian kawasan Pegunungan Kendeng,” terangnya.

Lebih lanjut, Sukidi juga berencana untuk membuat perjanjian kerjasama, yang melibatkan lembaga masyarakat desa hutan (LMDH), dan juga BPBD. Agar bisa saling menjaga keberlangsungan bibit pohon aren yang telah ditanam tersebut, termasuk untuk pemanfaatan produksinya nanti.

(ks/aua/him/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia