alexametrics
Sabtu, 28 Mar 2020
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Satgas TMMD Kodim Kudus Sosialisasi Bahaya Narkoba bagi Generasi Muda

25 Maret 2020, 13: 06: 24 WIB | editor : Ali Mustofa

Satgas TMMD Kodim Kudus Sosialisasi Bahaya Narkoba bagi Generasi Muda

KUDUS, Radar Kudus - Satgas Reguler TMMD Ke-107 bekerja sama dengan Sat Narkoba Polres Kudus menggelar sosialisasi bahaya narkoba bagi generasi muda. Penyuluhan yang digelar Selasa (24/3) kemarin, merupakan kegiatan non fisik yang mewujudkan kepedulian TNI terhadap kawula muda akan ancaman bahaya narkoba.

Kegiatan non fisik tersebut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat desa Kedungsari dan para pemuda setempat.

Iptu Hariyanto, Tim Penyuluh dan Rehabilitasi Narkoba sebagai pemateri perwakilan dari Sat Narkoba Polres Kudus menjelaskan tentang pengertian narkoba dan jenis-jenisnya serta dampak bahaya dari pemakaian narkoba.

“Tujuan sosialisasi bahaya narkoba ini adalah untuk menciptakan keluarga serta lingkungan yang bebas dari pengaruh narkoba," kata Hariyanto.

Hariyanto memaparkan, bahayanya narkoba. Selain merugikan diri sendiri, saat ini sudah ada undang-undang yang mengatur penyalahgunaan narkotika. Karenanya, lebih baik dihindari, jangan sampai mendekatinya apalagi memakai dan menyebabkan ketergantungan.

"Saat ini sudah ada hukuman yang mengancam bagi siapapun penyalahguna narkoba. Sangat merugikan, sudah merusak masa depan, di belakangnya masih terancam pidana kurungan pula," katanya.

Dijelaskan, dampak negatif yang timbul akibat penyalahgunaan narkoba terhadap generasi muda menurut Hariyanto, diantaranya, perubahan dalam sikap dan kepribadian. Menjadi mudah tersinggung dan cepat marah, sering mengantuk dan malas. Serta tidak memperdulikan kesehatan bahkan bila sudah kecanduan akan melakukan tindak pidana untuk membeli narkoba.

Danramil 06/ Bae Kapten Inf Edi Triyono melalui Dan SSK Lettu Inf Sudiono menyampaikan, bahwa penanggulangan narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab TNI saja. "Tanggung jawab ini milik semua pihak. Terutama peran orangtua dirumah, dan juga Guru sebagai orang tua disekolah," tuturnya.

Edi Triyono melanjutkan, upaya yang lebih konkret dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba dapat dilakukan dengan bekerja sama dengan pihak berwenang. Misalnya saja dengan melakukan penyuluhan narkoba dan melakukan razia secara rutin.

"Tak kalah penting adalah dengan memberikan pendidikan moral dan keagamaan. Karena salah satu penyebab generasi muda terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba adalah kurangnya pendidikan moral dan keagamaan," kata Danramil 08/Gebog seusai sosialisasi bahaya narkoba di rumah bapak Toni.

(ks/top/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia