alexametrics
Sabtu, 28 Mar 2020
radarkudus
Home > Blora
icon featured
Blora

Tak Ikut ke Lombak, Sejumlah Anggota DPRD Blora Kembalikan Uang Kunker

24 Maret 2020, 09: 01: 40 WIB | editor : Ali Mustofa

KUNKER: Sejumlah anggota DPRD Blora saat kunjungan kerja di DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu.

KUNKER: Sejumlah anggota DPRD Blora saat kunjungan kerja di DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu. (DPRD BLORA FOR RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA, Radar Kudus - Anggota DPRD Blora yang tidak ikut kunjungan kerja (kunker) ke Lombok mengembalikan uang kunjungan. Tidak hanya uang harian, melainkan uang tiket pesawat dan hotel.

Sekertaris DPRD Blora Pujianto Said melalui Widarto, kepala Subbagian Fasilitasi Penganggaran Bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD Blora mengungkapkan, sudah ada beberapa yang mengembalikan. Namun belum semuanya. Dia sendiri belum bisa menyebutkan siapa saja yang sudah mengembalikan uang tersebut. ”Jumlah pastinya belum tahu. Sebab ada yang lewat rekening juga,” ucapnya.

Menurutnya, ada delapan anggota DPRD yang akan mengembalikan uang Kunker. Sebab mereka tidak berangkat. ”Karena tidak ikut harus mengembalikan. Besarannya nanti ya,” tegasnya.

Sementara itu, Mukhlisin, anggota DPRD Blora mengaku, hari ini baru dikirimkan nomor rekening bendahara. Rencananya besok (hari ini, Red) akan dikembalikan. ”Langsung transfer. Total Rp 9,4 juta sesuai yang dikirim kemarin,” ucapnya.

Sementara itu, dari informasi yang Jawa Pos Radar Kudus dapatkan, salah satu angggota dewan lainnya diminta mengembalikan lebih dari Rp 9,4 juta. Yaitu sekitar Rp 13,7 juta. Sebab ditambah dengan biaya tiket pesawat dan hotel.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Blora Kunto Aji mengaku untuk prosedur pengembalian, yang bersangkutan harus mengembalikan kepada pengguna anggaran atau kuasa pengguna anggaran. Setelah itu, kuasa pengguna anggaran yang mengembalikan uang ke kas daerah. ”Biasanya seperti itu,” ucapnya.

Kepala Bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD Blora Suripto mengaku, belum bisa memberikan keterangan apapun sebelum izin pimpinan. Dia juga belum mengecek siapa saja yang sudah mengembalikan ke kas daerah dan bendahara. ”Yang mengembalikan nanti delapan orang. Besarannya nanti tak lihat dulu. Saya tak izin dulu sama pimpinan,” ucapnya. 

(ks/sub/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia