alexametrics
Sabtu, 28 Mar 2020
radarkudus
Home > Politik
icon featured
Politik

Pilkada Rembang: Ada Baliho Raksasa hingga Bikin Koalisi Dji Sam Soe

23 Maret 2020, 13: 05: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

PEDE: Sebuah baliho berukuran besar milik partai Demokrat sudah terpasang. Disitu tertuliskan Bismilahhirahmannirohim, Siap!!! dengan foto-foto tokoh partai Demokrat nasional hingga daerah, Sabtu lalu (21/3).

PEDE: Sebuah baliho berukuran besar milik partai Demokrat sudah terpasang. Disitu tertuliskan Bismilahhirahmannirohim, Siap!!! dengan foto-foto tokoh partai Demokrat nasional hingga daerah, Sabtu lalu (21/3). (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG, Radar Kudus – Dinamika politik pada Pilkada 2020 di Kabupaten Rembang mulai terasa. Ini terlihat di Jalan Diponegoro Kota Rembang telah terpasang baliho raksasa dengan tulisan Bismilahhirahmannirohim dan di bawah ada tulisan SIAP!!. Tulisan tersebut ditempatkan persis di antara Ketua DPC Demokrat Rembang, Harno.

Meskipun tidak terang-terangan. Namun ini sudah memberikan signal. Pasalnya Harno secara resmi direstui Demokrat sebagai bakal calon bupati atau wakil bupati (bacawabup) pada pilkada tahun ini. Baliho sudah dibentangkan di Pantura Rembang sejak Jumat sore.

Baliho ditempatkan di sekitar jembatan penyeberangan Jalan Diponegoro. Dalam baliho tersebut, juga terpampang para anggota dari partai Demokrat dari tingkat nasional, provinsi hingga kabupaten. Antara lain ketua majelis tinggi, Susilo Bambang Yudhoyono. Lalu ketua umum, Agus Harimurti Yudhoyono.

Kemudian nama Harmusa Oktaviani, anggota DPR RI Komisi VIII. Selanjutnya ada nama Harno sendiri, Gunasih anggota DPRD Rembang. Kemudian lagi dari angota DPRD, Ach Zamhuri dan Mugiyarto yang terpampang.

Tidak hanya itu saja partai berlambang mercy juga sepakat berkoalisi. Namanya Dji Sam Soe. Koalisi ini dari tiga partai. Diantaranya  Demokrat, PKS dan Hanura. Pekan lalu mereka sudah menggelar rapat bersama.

Ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus, Harno menyampaikan rapat koalisi sudah selesai dan deal, namanya “Dji Sam Soe”. Terdiri tiga partai Demokrat, PKS dan Hanura. Maka sudah berani tampil di umum untuk pemanasan-pemanasan berikutnya.

”Ini melanjutkan rapat-rapat sebelumnya. Prakoaliasi sudah beberapa pertemuan. Karena waktu sudah mendekati harus segera mengambil keputusan dan kesimpulan. Untuk menentukan arah koalisi akan dibawa kemana,” katanya.

Intinya memutuskan koalisi tiga partai ini sepakat untuk masuk ikut kompetisi. Setelah itu akan ditindaklanjuti silahturahmi ke teman-teman partai lain. Untuk mencari jodoh. Tentunya semua ke depan melihat perkembangan.

Kemudian terkait baliho dibenarkan ada satu yang dipasang. Tentu ini bakal berkembang ke tempat-tempat umum yang strategis. “Harapannya masyarakat mengetahui bahwa Demokrat. Koalisi tersebut akan tampil dalam kontes Pilkada. Untuk memberikan alternatif pilihan,” jelasnya

Ketua DPC Partai Hanura Rembang, Nur Hasan tidak menampik adanya pertemuan di rumah makan. Terdiri partai Demokrat, PKS dan Hanura. Diberi nama Dji Sam Soe sesuai peroleh kursi.

”Ini hanya mengagendakan beberapa agenda. Pertama masih perlu beberapa pertemuan. Atau lobi-lobi politik dengan partai lain. Jadi perlu ada penjadwalan ulang kapan dimulainya,” katanya.

Sehingga kondisi Rembang sudah pasti. Misalnya rekannya Harno bakal digandeng siapa ataupun sebaliknya. Karena tidak dipungkiri saat ini masih menunggu rekom dari PPP. Sementara partai-partai lainnya juga sama, termasuk Hanura.

Demikian pertemuan tersebut menindaklanjuti Rembang Maju. Namun karena yang datang baru tiga maka tetap diadakan. “Hingga saat ini tim belum dibentuk. Demikian terbentuknya koaliasi berdasarkan kesepakatan ketua dan anggota,” imbuhnya. 

(ks/noe/ali/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia