alexametrics
Rabu, 03 Jun 2020
radarkudus
Home > Pati
icon featured
Pati

Cegah Penyebaran Corona, RS Mitra Bangsa Bagi Masker dan Handsanitizer

21 Maret 2020, 15: 27: 19 WIB | editor : Ali Mustofa

CEGAH KORONA: Imam Suroso bersama tim dokter dan tenaga kesehatan melakukan edukasi kesehatan ke Pasar Puri sore kemarin.

CEGAH KORONA: Imam Suroso bersama tim dokter dan tenaga kesehatan melakukan edukasi kesehatan ke Pasar Puri sore kemarin. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

Share this      

PATI, Radar Kudus - Dokter beserta para tenaga kesehatan dari RS Mitra Bangsa melakukan edukasi ke masyarakat kalangan bawah, tentang perilaku hidup sehat dan juga pencegahan virus corona.

Hal itu seperti yang dilakukan di Pasar Puri Baru sore kemarin, puluhan masker dan handsanitizer dibagikan kepada para pedagang dan juga pengunjung pasar. Dalam kesempatan itu, masyarakat juga diedukasi langsung.

”Ini dalam rangka kepedulian kami dari RS Mitra Bangsa untuk membagikan pengetahuan kepada masyarakat. Terutama di lapisan masyarakat bawah, yang biasanya minim pengetahuan tentang dunia kesehatan,” terang Imam Suroso, owner sekaligus pembina RS Mitra Bangsa.

Pihaknya mengaku merasa terpanggil untuk ikut berbagi, di tengah penyakit yang sedang mewabah ini langkah terbaik adalah pencegahan. Karena itu masyarakat tingkat bawah mesti mendapat pemahaman yang baik.

Pada kegiatan tersebut, selain membagikan masker dan handsanitizer, pengunjung pasar juga diedukasi cuci tangan yang baik dan benar. Para tenaga kesehatan juga membagikan selebaran tentang perilaku hidup bersih dan sehat.

Para pedagang dan juga pengunjung Pasar Puri Nampak antusias saat didatangi rombongan dari RS Mitra Bangsa tersebut. Mereka merasa diperhatikan, dan mendapat tambahan pengetahuan tentang dunia kesehatan, sekaligus pengetahuan tentang virus corona yang sedang mewabah di dunia.

”Saya sendiri kurang begitu paham. Karena itu saya sangat antusias ketika ada sosialisasi semacam ini yang langsung turun ke pasar-pasar, ke tempat orang-orang kecil seperti kami ini,” terang Patmi, salah seorang pedagang pasar.

Menurutnya, informasi-informasi semacam itu belum pernah sampai ke telinganya, di tengah heboh virus corona hingga pemerintah menetapkan status darurat sekarang ini.

(ks/aua/him/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia