alexametrics
Sabtu, 28 Mar 2020
radarkudus
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Debut Perdana Liga 2, Persijap Jepara Menang 1-0 atas PS Hizbul Wathan

16 Maret 2020, 14: 06: 10 WIB | editor : Ali Mustofa

LOMPAT: Pemain Persijap Jepara Nurdian Syaputra Chaniago (merah nomor punggung 88) menghindari tekel penggawa PS Hizbul Wathan (abu-abu).

LOMPAT: Pemain Persijap Jepara Nurdian Syaputra Chaniago (merah nomor punggung 88) menghindari tekel penggawa PS Hizbul Wathan (abu-abu). (VEGA MA’ARIJIL ULA/RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA, Radar KudusLaga perdana Persijap Jepara di Liga 2 dibuka dengan kemenangan. Melawan PS Hizbul Wathan (Persigo Semeru FC), Persijap unggul 1-0. Gol satu-satunya itu tercipta dari tendangan penalti.

Bermain di Stadion Gelora Bumi Kartin (GBK) Jepara kemarin, Persijap menurunkan beberapa pilar inti. Seperti Harlan Suardi, Bhudiar Muhammad Riza, Hery Susilo, Jodi Kustiawan, Yericho Christiantoko, Asri Akbar, Nurdian Syaputra Chaniago, Pian Sopyan, Richard Gilbert, Rizki Hidayat, dan Ismail Haris diturunkan sejak awal.

Sementara tim tamu PS Hizbul Wathan (Persigo Semeru FC) juga menurunkan beberapa nama inti. Yakni Muhammad Choirun Nasirin, Maulana, Mochamat Faza Abdil Asad, Muhammad Zaka Mabruri, Sigit Meiko Susanto, Afif Allam Sena, Bagus Prasetya Himawan, Juan Revi Aurioto, Bayu Arfian, Moh Febri Yulianto Saputro, Muhammad Kholis Sabilal Firdaus menghuni starting eleven.

Di laga perdana Liga 2 kemarin, Persijap tampil menyerang. Permainan kaki ke kaki yang cepat diperagakan. Seperti biasa, Richard Gilbert menjadi motor serangan lewat kecepatannya menyisir sisi kiri.

Tuan rumah sejatinya memiliki peluang lewat Rizki Hidayat, Richard Gilbert, dan Faldi Ades Tama. Sayangnya peluang tersebut masih dapat digagalkan kiper PS Hizbul Wathan. Itu membuat skor tak berubah.

Sementara itu, PS Hizbul Wathan yang datang sebagai tuan rumah mengandalkan serangan balik. Bola panjang lebih sering dilakukan oleh anak asuh Yusuf Ekodono. Babak pertama berakhir dengan skor 0-0.

Di babak kedua Persijap masih tampil dominan. Asa tuan rumah terbuka di menit ke-56. Itu lewat kapten Persijap Asri Akbar yang berhasil membawa Persijap unggul 1-0 lewat sepakan dari titik putih.

Usai memecah kebuntuan, Persijap terus berusaha mencari gol tambahan. Sementara itu, tim tamu yang tertinggal juga tak mau kalah. Juan Revi dan kawan-kawan kerap menyerang lewat sisi kanan dan kiri. Sesekali lewat sepakan jarak jauh.

Di menit ke-72 sejatinya Persijap dapat menambah keunggulan lewat Ismail Haris. Namun tandukan penyerang bernomor punggung 90 itu mengenai mistar. Total sudah dua kali sundulan pemain Persijap Jepara mengenai mistar. Hingga wasit Juandi Hidayatulloh asal DKI Jakarta meniup peluit akhir babak kedua skor tetap 1-0 untuk keunggulan Persijap.

Pelatih Persijap Widyantoro mengapresiasi kerja keras pemainnya. Meski begitu dia tak memungkiri lini depannya masih memiliki pekerjaan rumah. Sebab, menurut dia harusnya Persijap bisa menang lebih dari satu gol. ”Kami harusnya menang 5-0. Finishing seret,” jelas dia.

Sementara itu, Pelatih PS Hizbul Wathan Yusuf Ekodono mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit. ”Soal penalti saya menyesalkan keputusan wasit. Tapi sekali lagi selamat untuk Persijap,” jelasnya. Dia menambahkan kedepannya anak asuhnya dapat lebih maksimal lagi.

Laga kemarin menjadi laga perdana sekaligus terakhir untuk sementara bagi kontestan Liga 2. Sebab, pihak PSSI untuk sementara menghentikan semua laga Liga 1 dan Liga 2 untuk sementara waktu lantaran virus Covid-19. (vga)

(ks/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia