alexametrics
Sabtu, 28 Mar 2020
radarkudus
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Dua Bulan, Polres Pati Berhasil Ringkus Belasan Pemakai Narkoba

14 Maret 2020, 20: 04: 51 WIB | editor : Ali Mustofa

Dua Bulan, Polres Pati Berhasil Ringkus Belasan Pemakai Narkoba

PATI, Radar Kudus – Selama dua bulan terakhir dari Januari hingga Februari, Polres Pati berhasil mengungkap belasan kasus narkoba. Total ada 19 tersangka dengan barang bukti sebanyak 65 gram lebih yang berhasil diamankan.

Kapolres Pati AKBP Arie Prasetya Syafaat mengungkapkan, kasus-kasus narkoba yang berhasil diungkapnya terjadi di Juwana, Tayu, Pati, dan Trangkil. Semua tersangka yang diringkus merupakan para pengguna.

”Tidak ada yang pengedar. Semuanya pengguna. Rata-rata baru, satu tersangka saja yang merupakan resedivis. Untuk selanjutnya masih kami kembangkan,” jelas Kapolres saat melakukan konferensi pers siang kemarin.

Pengungkapan kasus narkoba tersebut berlangsung dalam operasi antik yang dilalukan selama 20 hari. ”Pemakai ini semuanya orang swasta. Berhasil diamankan petugas saat kedapatan membawa barang haram tersebut. Jenisnya ada yang sabu-sabu, ineks, dan eksimer. Sudah memenuhi target dari polda,” imbuhnya  

Selain itu, selama dua bulan terkahir Satgassus Kebo Landoh juga berhasil menekan angka kriminalitas di wilayah Kabupaten Pati. Diantaranya meringkus kasus perjudian, hingga menekan peredaran minuman keras dan juga kegiatan prostitusi yang meresahkan masyarakat.

”Satgassus Kebo Landoh yang sudah terbentuk tetap akan kami jalankan. Karena kami satu visi misi untuk menekan angka kriminalitas yang ada di Kabupaten Pati ini. Apalagi menjelang bulan suci Ramadan. Kami akan tingkatkan kegiatannya, agar tercipta situasi yang lebih kondusif di Kabupaten Pati ketika memasuki bulan puasa nanti,” paparnya.

Selama dua bulan terakhir, kata Kapolres, satgas yang dipimpin Kasat Sabhara AKP Sugino ini berhasil meringkus sekitar 1.500 botol minuman keras berbagai jenis. Paling banyak jenis arak putih.

”Ini yang yang di sini ada 300 botol. Sebanyak 1.200 botol sudah kami limpahkan ke jaksa, untuk diproses hukumnya. Denda tipiring selama dua bulan ini sekitar Rp 43 juta. Untuk kasus perjudian kami berhasil meringkus 16 kasus, dan prostitusi sebanyak 4 kasus, di Tayu dan Gabus,” paparnya.

(ks/aua/him/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia