alexametrics
Sabtu, 28 Mar 2020
radarkudus
Home > Inspirasi
icon featured
Inspirasi

Konsisten Berlatih Tari sejak SD

14 Maret 2020, 10: 23: 50 WIB | editor : Ali Mustofa

Octaviani Melati Putri

Octaviani Melati Putri (SRI PUTJIWATI/RADAR KUDUS)

Share this      

KETERTARIKAN Octaviani Melati Putri terhadap tari tradisional sudah dimulai sejak kelas IV SD. Ia mengaku tertarik menari karena terinspirasi sepupunya yang lebih dulu belajar menari. Hingga saat ini, gadis yang akrab disapa Octaviani ini melestarikan tari tradisional. Bahkan dirinya sempat mendapatkan beberapa kejuaraan tari.

“Saya enggak tahu bisa suka menari. Ya suka aja gitu. Kalau lihat sepupu pasti pengen menari. Nah sejak itu saya minta kepada orang tua untuk dimasukkan sanggar tari. Mulai kelas IV SD itu, ikut bergabung sanggar tari kebudayaan di Juwana,” kenangnya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Di sanggar itu, katanya, setiap tahun mengadakan pergelaran tari. Ia pun aktif mengikutinya. Lantas sejak SMP hingga saat ini, selain bergabung di sanggar, warga Desa/Kecamatan Jakenan itu bergabung di ekstrakurikuler tari. Ia mengaku lebih senang bisa belajar tari bersama teman-teman di sekolahnya yang mempunyai hobi sama.

“Kalau di sanggar kan yang bergabung itu teman-teman dari berbagai daerah menyatu. Jadi sejak kali pertama ikut sampai saat ini ya sudah mengenal dekat. Kalau di sekolah kan bisa lebih kenal dengan teman-teman lain beda kelas,” jelas siswi SMAN 1 Jakenan ini kemarin. 

Gadis kelahiran Pati, 10 Oktober 2001 ini lebih suka menekuni tari tradisional dibanding modern karena dirinya ingin melestarikan kebudayaan Jawa. Saat ini, remaja seumurannya sudah banyak yang beralih ke tari modern terinspirasi dari budaya luar negeri. Dari ketekunannya berlatih tari, Octa sempat mendapatkan beberapa kejuaraan tari daerah di Pati.

(ks/put/him/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia