alexametrics
Selasa, 11 Aug 2020
radarkudus
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Agus Salim Jadi Nakhoda Anyar PSIR Rembang

11 Maret 2020, 11: 51: 07 WIB | editor : Ali Mustofa

CARI SOLUSI: Bupati Rembang, Abdul Hafidz bersama lintas sektoral saat menggelar pertemuan terkait pembahasan PSIR akhir pekan lalu.

CARI SOLUSI: Bupati Rembang, Abdul Hafidz bersama lintas sektoral saat menggelar pertemuan terkait pembahasan PSIR akhir pekan lalu. (DOK. RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG, Radar Kudus - PSIR bakalan ikuti liga III atau di kelas amatir tahun ini. Kepastian ini mengemuka setelah ada pertemuan lintas sektoral Senin malam di rumah dinas bupati. Mulai perwakilan klub, sekolah sepak bola dan kalangan pendukung di Kota Garam. Ditunjuk sebagai nakhoda Laskar Dampo Awang-Julukan PSIR Agus Salim.

PSIR tercatat selama setahun lebih vakum. Setelah degradasi, dari posisi liga II ke liga III. “Baik Ganster, SSB, RBG 12. Teman-teman suporter, selama ini mengharapkan PSIR come back (kembali). Untuk bisa meramaikan jagat sepak bola. Walau pun di kasta liga III,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus, kemarin (10/3).

Seperti yang disampaikan Bupati Rembang, Abdul Hafidz. Liga III tidak profesional alias kelas amatir. Sehingga diambil inisiatif untuk bisa PSIR ikut kembali ikuti liga III. Sedianya akan dilaksanakan pertengahan tahun ini.

Untuk liga III sementara jadwal yang didapatkan informasi rekan pelatih. Rencananya pertengahan tahun. Namun belum resmi di launching. Liga III yang menangani buka PT liga, seperti liga I dan II. Tetapi Askab (Asosiasi Kabupaten) di bawah PSSI. Kabupaten Rembang ikut Jateng.

”Memang Askab Jateng belum launching jadwal resmi. Namun hasil konsultasi ada tahapan-tahapan. Rencananya tanggal 16 April ada sosialisasi. Untuk persiapan-persiapan dari masing-masing club yang akan ikuti liga III. Diundang di Semarang,” terangnya.

Termasuk ke depan ada tahapan lagi persyaratan. Semua sudah terjadwal. Kalau dari informasi yang diterima dari rekannya yang konsultasi tanggal 26 Juli kick off. Kembali lagi ini belum resmi. Baru sebatas catatan yang mungkin rencana akan disampaikan saat sosialisasi.

Agus Salim tidak mengakui. Memang masyarakat Rembang haus hiburan, salah satunya olahraga sepak bola. Ini tentu kebanggaan orang Rembang. Dia merasakan sendiri sejak tahun 1994. Agus Salim termasuk orang ikut menyaksikan pertandingan PSIR.

“Karena di klub profesional pembiayaannya cukup besar apalagi sejak tahun 2015. Pemda tidak boleh membiayai kegiatan-kegiatan sepak bola profesional. Dampaknya PSIR lama kelamaan mulai turun kasta. Dari divisi utama, liga 1 dan 2. Sampai sekarang liga III,” katanya.

Koordinator Lapangan Ganster, Nugroho ”Fadlun” Ghozali menyampaikan dari pendukung memang mendapatkan kabar baik tersebut. Adanya pernyataan dari Bupati Rembang, Abdul Hafidz. Pihaknya menginginkan PSIR segera di launching dan segera dibentuk kepengurusan.

(ks/noe/ali/top/JPR)

 TOP