alexametrics
Sabtu, 28 Mar 2020
radarkudus
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Tiga Pelaku Begal Pengendara Motor Berhasil Dibekuk, Satu Masih Buron

09 Maret 2020, 22: 28: 27 WIB | editor : Ali Mustofa

Tiga Pelaku Begal Pengendara Motor Berhasil Dibekuk, Satu Masih Buron

GROBOGAN, Radar Kudus – Tiga pelaku begal berhasil diamankan Sat Reskrim Polres Grobogan. Sebelum melancarkan aksinya, para pelaku pesta miras terlebih dahulu. Ironisnya, satu di antaranya masih berusia 16 tahun. Kini, polisi masih memburu satu pelaku begal yang melarikan diri.

Ketiga pelaku itu terdiri dari Dimas Aditya, Nuw Wakhid, dan ABS. Mereka warga Kecamatan Karangawen, Demak. Sedangkan satu pelaku bernama Riko alias Kopet masih dalam pengejaran petugas.

Perampasan sepeda motor itu berawal, saat korban Vauziah Marselina, warga Desa Kalimaro, Kecamatan Kudungjati sedang perjalan pulang ke rumahnya. Saat kejadian korban mengendarai sepeda motor Honda Scoopy pukul 01.45 dini hari.

Saat berada di jalan sepi di ruas Gubug-Kedungjati KM 4,4, ada empat pelaku menggunakan dua sepeda motor yang membututi di belakang korban. Kemudian pelaku memepet korban dan  mengacungkan senjata tajam celurit. Kemudian korban diminta turun dari sepeda motor.

Seketika itu, korban diminta motornya dan salah satu pelaku membawa kabur sepeda motor. Korban meminta tolong. Dua teman korban yang berada di depan, dengan jarak 50 meter mendengar dan menghampiri korban. Seketika teman korban mengejar namun tidak berhasil. Korban melaporkan kejadian ke Mapolsek Kedungjati.

”Dari informasi laporan masyarakat kami lakukan pengejaran dan berhasil menangkap tiga pelaku. Satu pelaku masih pengejaran anggota dan menjadi DPO,” kata Kapolres Grobogan AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho.

Usai menangkap tiga pelaku, Satreskrim Polres Grobogan juga mengamankan barang bukti yang digunakan. Di antaranya satu celurit, dua sepeda motor Vario yang digunakan pelaku, satu sepeda motor Scoopy, dan satu handphone merk OPPO milik korban.

”Pelaku kami jerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun tahun penjara. Saya mengimbau ketika berpergian malam tidak sendirian dan ada teman yang menemani,” ujarnya.

Nur Wakhid, salah satu pelaku mengaku bahwa aksi yang dilakukan baru pertama kali dilakukan. Hal itu, karena diajak temanya yang masih DPO. Aksi yang dilakukanya juga karena sebelumnya lakukan pesta miras. ”Saya diajak teman. Kemudian mabuk dan merampas motor yang lewat di jalan sepi,” aku dia. 

(ks/mun/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia