alexametrics
Sabtu, 28 Mar 2020
radarkudus
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Sempat Kejar-kejaran, Residivis Pencuri Traktor Akhirnya Diringkus

09 Maret 2020, 21: 48: 23 WIB | editor : Ali Mustofa

HASIL CURIAN: Kapolres Grobogan AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho menunjukkan barang bukti traktor yang dicuri para pelaku.

HASIL CURIAN: Kapolres Grobogan AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho menunjukkan barang bukti traktor yang dicuri para pelaku. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN, Radar Kudus - Satreskrim Polres Grobogan berhasil mengamankan dua pelaku spesialis pencuri traktor di sawah. Setelah sempat terjadi kejar-kejaran antara polisi dengan pelaku. Kedua pelaku tertangkap, setelah mobil yang dikendarainya ditabrak oleh mobil anggota polisi yang mengejar.

Dua pelaku yang berhasil amankan Sumaryono, 54, warga Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Satu pelaku lagi bernama Sutarno, 49, warga Desa Gedongan, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen.

Kedua pelaku diamankan berawal dari laporan korban Suharto, 57, warga Desa Kedunglo, Kecamatan Geyer, Grobogan. Korban kehilangan traktor di sawah pada 21 Februari 2020. Saat itu, traktor miliknya ditinggal di sawah di Desa Geyer, Kecamatan Geyer, karena masih menggarap sawah untuk ditanami padi. Keesokan harinya, korban kaget karena traktor yang ditinggal di tengah sawah hilang.

Hasil dari laporan tersebut ditindaklanjuti oleh Mapolsek Geyer dan mengejar pelaku. Kemudian petugas mendapatkan informasi pelaku berada di Jalan Gemolong-Salatiga. Saat akan ditangkap, pelaku yang mengendarai mobil Xenia mencoba melarikan diri. Petugas kemudian mengejar. Pelaku berhasil ditangkap di wilayah Karangpandan, Kabupaten Karanganyar.

”Pelaku berhasil ditangkap karena kanit Reskrim Polsek Geyer terpaksa menabrakkan mobilnya ke bodi mobil samping pelaku. Hingga akhirnya petugas berhasil meringkus dua tersangka. Satu tersangka lainnya melarikan diri,” kata Kapolres Grobogan AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho.

Kapolres menambahkan, pelaku merupakan residivis kasus yang sama. Bahkan mereka baru satu bulan keluar dari jeruji besi. Pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara.

(ks/mun/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia