alexametrics
Rabu, 20 Jan 2021
radarkudus
Home > Politik
icon featured
Politik

SK Rekomendasi Turun, PDIP Pilih Sri untuk Grobogan, Arief untuk Blora

20 Februari 2020, 14: 36: 22 WIB | editor : Ali Mustofa

REKOMENDASI: Pasangan bacabup dan bacawabup Blora Arief Rohman bersama Tri Yuli Setyowati saat menerima rekomendasi dari DPP PDIP.

REKOMENDASI: Pasangan bacabup dan bacawabup Blora Arief Rohman bersama Tri Yuli Setyowati saat menerima rekomendasi dari DPP PDIP. (DOK.PRIBADI)

Share this      

BLORA, Radar Kudus - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan bersama DPP PKB secara resmi mengeluarkan rekomendasi untuk Pilkada Blora 2020. Remokendasi diberikan kepada Arief Rohman (wakil bupati Blora) dan Tri Yuli Setyowati (anggota DPRD Blora).

Ketua DPC PDIP HM Dasum mengaku, seluruh ketua DPC yang menerima rekomendasi di panggil oleh DPP PDIP di Jakarta. Secara resmi, penyampaian rekomendasi berlangsung di kantor DPP PDI Perjuangan, pukul 14.00 siang. Selain dihadiri para kandidat yang mendapatkan rekom, penyerahan juga dihadiri para ketua dan sekretaris DPD PDI Perjuangan.

KANTONGI SURAT REKOM: Pasangan bacabup dan bacawabup Grobogan Sri Sumarni-Bambang Pujianto mendapat surat keputusan rekomendasi dari DPP PDIP.

KANTONGI SURAT REKOM: Pasangan bacabup dan bacawabup Grobogan Sri Sumarni-Bambang Pujianto mendapat surat keputusan rekomendasi dari DPP PDIP. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

“Ini lagi di Jakarta. Tadi malam dipanggil DPP. Saya bersama mas Kuat (Sekretaris DPC). Pak Arif juga dipanggil sama mbak Tri Yuli. Mereka dapat undangan,” terangnya.

Undangan DPP PDI Perjuangan tersebut bernomor 1196/IN/DPP/II/2020 diteken Ketua DPP PDI Perjuangan Bambang Wuryanto dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto, tertanggal 18 Februari 2020.

Sementara itu, Wakil Bupati Arief Rohman berterima kasih telah mendapat kepercayaan dari Bu Mega dan PDI Perjuangan. “Saya kemarin tidak mengikuti penjaringan di PDI-P, kemudian mendapat rekomendasi ini merupakan bentuk komunikasi antarpartai dalam menghadapi kontestasi pilkada besok,” imbuhnya.

Dia menambahkan, dengan mendapatkan rekomendasi ini, PKB akan berkoalisi dengan PDIP, serta Golkar pada Pilkada Blora 2020 mendatang. Artinya, nanti akan ada PKB sebanyak delapan kursi ditambah PDIP 10 kursi, serta Golkar lima Kursi.

“Setelah melalui tahapan uji kelayakan dan kepatutan bakal calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah oleh Tim Pemenangan Pilkada DPP PKB dilanjutkan penyerahan Rekomendasi Pilkada 2020 dari DPP PKB,” ucapnya.

Arif dan Tri Yuli dipercaya dan ditugaskan DPP PKB dan Ketum DPP PKB Gus Cak Imin untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Blora 2020. “Mohon doa, dukungan, usul, saran, dan arahan untuk ke depan agar bisa bersama-sama membangun Blora yang lebih baik lagi. Ayo Bersama Membangun Blora,” pintanya.

Ketua DPD Partai Golkar Siswanto mengaku, sesuai arahan Ketua Umum, Partai Golkar tetap bersama PDIP. Sehingga tetap mengusung Arief Rohman dan Tri Yuli Setyowati. “Jadi nanti PDI, PKB, Golar sama. Hari Jumat kemarin, saya dipanggil ketum. Golkar se-Jateng diperintahkan untuk bersama PDIP. Blora siap dengan perintah partai,” terangnya.

Menurutnya, sejak awal, Golkar memang sudah mendukung PDIP. Sinergi itu ada di pusat hingga daerah. “Mensyukuri rekom itu harus bergerak untuk terus mendekati dan mengambil hati masyarakat,” terangnya.

Diketahui bersama, untuk wilayah Jawa Tengah, DPP PDI Perjuangan memberikan rekomendasi untuk pasangan calon yang akan bertanding di 12 Kabupaten/Kota. Di antaranya, Blora (Arief Rohman-Tri Yuli Setyowati), Klaten (Sri Mulyani-Aris Prabowo), Grobogan (Sri Sumarni-Bambang Pujiyanto).

Kemudian Demak (Esti’anah-Joko Sutanto), Boyolali (Muhammad Said Hidayat-Wahyu Irawan), Wonogiri (Joko Sutopo-Sriyono), Sragen (Kusdinar-Suroto), Pemalang (Agus Sukoco-Eko Priyono), Sema rang (Ngesti Nugraha-Basari), Kota Semarang (Hendrar Prihadi-Hevearita Gunaryanti).

Untuk Kabupaten Kebumen, PDI Per juangan memberikan rekomendasi kepada pasangan Arif Sugianto-Rista. Sedangkan untuk Purbalingga rekomendasi diserahkan kepada pasangan Dyah Hayuning Pratiwi-Sudono.

Bacabup dan bacawabup Kabupaten Grobogan Sri Sumarni dan Bambang Pujiyanto juga menerima surat keputusan (SK) rekomendasi diserahkan DPP PDI Per juangan di Jakarta kemarin. SK itu akan digunakan untuk maju dalam Pilkada 2020.

Adanya SK rekomendasi ini juga akan menentukan semua partai. Dimana semua partai menunggu dari DPP PDI Perjuangan. Langkah pasangan Sri-Bambang juga akan semakin ringan karena DPP PKB sudah lakukan fit anda propertest mengusung pasangan tersebut.

Sebelumnya, sudah ada dua partai yang terang-terangan mendukung pasangan tersebut. Yaitu Gerindra (5 kursi) dan Golkar (3 kursi). Selain itu, seluruh partai yang mempunyai kursi di DPRD Grobogan sudah menyatakan dukunganya kepada cabup Sri Sumarni. Yaitu partai PPP (5 kursi), PAN (1 kursi), PKB (7 kursi), Hanura (5 kursi), Demokrat (dua kursi), Berkarya (1 kursi), PKS (2 kursi) dan PDI Perjungan (19 kursi).

Kursi untuk rekomendasi cabup dan cawabup dari partai PDI P Grobogan diperebutkan 17 orang. Rincianya satu cabup dan 16 cawabup. Satu-satunya pendaftar cabup adalah Bupati Petahana. Kemudian 16 bacawabup pendaftar dari fraksi PDI P Grobogan Sutarlan, Maryoto, Eko Budi Santoso, Bambang Guritno, Bukhori, Bambang Ismoyo dan Heru Santoso.

Kemudian Setiawan Djoko Purwanto (ketua DPC Hanura), Bambang Pujiyanto (Direktur RSUD R Soedjati Purwodadi), Junaedi (Kepala Desa Penganten), AKP Supardi (Kapolsek Klmabu), Daryanto (mantan dewan Golkar), Pangkat Djoko Widodo (mantan Sekwan DPRD Grobogan), Tri Arianto (Yayasan FLG), Sholikin (Bendahara PC NU Grobogan) dan Hadi Suwignyo (Notaris).

(ks/sub/mun/him/top/JPR)

 TOP