Senin, 17 Feb 2020
radarkudus
icon featured
Grobogan

Jalan Utama Purwodadi Rusak Belum Diperbaiki, Begini Penampakannya

13 Februari 2020, 15: 59: 18 WIB | editor : Ali Mustofa

RUSAK: Pengendara sedang melintas di sepanjang Jalan Gajah Mada Kota Purwodadi yang rusak.

RUSAK: Pengendara sedang melintas di sepanjang Jalan Gajah Mada Kota Purwodadi yang rusak. (INTAN MAYLANI SABRINA/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN, Radar Kudus - Jalan utama Purwodadi, tepatnya di Jalan Gajah Mada rusak. Kerusakan itu hingga kini belum diperbaiki. Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Pemprov Jateng Wilayah Purwodadi mengklaim Maret rencananya akan diperbaiki. Tak hanya itu, ada tiga jalur yang akan diperbaiki.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Pemprov Jateng Wilayah Purwodadi Joko Winangun mengatakan, tahun ini ada peningkatan untuk empat lajur di sepanjang 750 meter Jalan Gajah Mada, tepatnya depan Polres Grobogan hingga Simpang Lima. Peningkatan kapasitas dan struktruk itu dianggarkan Rp 10,9 miliar.

”Saat ini masih tender. Harapannya  awal Maret sudah mulai kontrak. Untuk pengerjaannya mungkin akan dikupas baru atau pembongkaran total dan dicor ulang. Hal itu untuk menetapkan elevasi jalan tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan cor beton di sepanjang jalan itu dilakukan mengingat menjadi jalan utama yang dilalui kendaraan bertonase besar. Selama ini memang di sepanjang jalan tersebut belum pernah dilakukan perbaikan. Baru pemeliharaan dengan cara tambal sulam.

”Saat ini kami sedang merancang perubahan empat lajur hingga ke ujung jalan Gajah Mada. Selama ini empat lajurnya baru sampai depan Polres Grobogan. Harapannya ke depan empat lajur ini bisa tuntas sampai bundaran tugu tani. Sudah ada desainnya, tinggal merealisasikan saja yang susah,” jelasnya.

Diperbaikinya Jalan Gajah Mada baru dilakukan di tahun ini, lantaran status jalan Gajah Mada baru beralih menjadi milik Pemprov pada 2016 silam. Sebelumnya, status jalan itu milik Kabupaten Grobogan. Serta pengusulan perbaikan juga baru dilakukan selepas beralih ke provinsi tersebut.

”Jalan itu memang menjadi salah satu jantung kota. Selain berada di perkotaan, Jalan Gajah Mada ini menjadi akses bagi kendaraan muatan besar. Setelah dilakukan perbaikan nanti, harapannya semakin mempermudah akses masyarakat dan mengurangi potensi laka,” ujarnya.

(ks/int/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia