Senin, 17 Feb 2020
radarkudus
icon featured
Blora

Peserta Tes CPNS Kedapatan Bawa Kain Mori, Ditaruh di Ikat Pinggang

13 Februari 2020, 15: 47: 49 WIB | editor : Ali Mustofa

SABUK MORI: Panitia tes CPNS Blora mengamankan ikat pinggang yang terdapat kain mori, milik salah satu peserta.

SABUK MORI: Panitia tes CPNS Blora mengamankan ikat pinggang yang terdapat kain mori, milik salah satu peserta. (HERU EKO WIYONO FOR RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA, Radar Kudus - Aneh-aneh saja kelakuan peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Blora. Panitia menemukan peserta yang kedapatan membawa kain mori. Kain itu disembunyikan di ikat pinggang.

ANTRE: Peserta tes SKD CPNS Blora antre sebelum masuk ke ruang tes.

ANTRE: Peserta tes SKD CPNS Blora antre sebelum masuk ke ruang tes. (HERU EKO WIYONO FOR RADAR KUDUS)

Plt. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Blora Heru Eko Wiyono mengungkapkan, kain mori itu ada di dalam ikat pinggang salah satu peserta. Kain yang biasa digunakan untuk membungkus orang yang meninggal itu juga beraroma wangi. Diduga, benda itu merupakan jimat.

”Ada sabuk, dalamnya ada buntelan kain mori berbau minyak wangi. Ada juga sapu tangan atau tisu berbau minyak japron,” kata dia saat dikonfirmasi kemarin.

Heru menerangkan, ada dua lapis pemeriksaan yang dilakukan oleh panitia. Yang pertama pemeriksaan pendeteksi logam, yang kedua pemeriksaan badan. Peserta pria oleh petugas pria, dan peserta perempuan diperiksa petugas perempuan.

Pada saat pemeriksaan kedua itulah petugas menemukan benda-benda aneh yang diduga merupakan jimat. Sesuai aturan, petugas pun menyitanya dan baru akan mengembalikannya setelah tes.

Sesuai dengan peraturan yang ada, peserta memang tak diperbolehkan membawa benda-benda. Seperti alat tulis, kalkulator, handphone, dan segala benda yang tak ada hubungannya dengan tes CPNS.

Sementara itu, hingga kemarin siang, setidaknya ada 106 peserta yang tak mengikuti tes. Jumlah itu merupakan total sejak pelaksanaan tes pada Selasa (11/2) pagi. Sementara peserta yang hadir ada 1.443 orang.

”Otomatis yang tidak hadir ya gagal. Ada yang datang di hari berikutnya, ya tidak bisa kami akomodasi, tetap dianggap gagal,” tambahnya.

Heru mengatakan, Wabup Blora Arief Rohman dijadwalkan hari ini akan memberikan pengarahan pada sesi sore. Kebetulan, wakil bupati memang sedang ada acara di Surakarta.

Sebelumnya, pada Selasa (11/2) lalu, Sekda Blora Komang Gede Irawadi meninjau penyelenggaraan lokasi tes yang berada di Auditorium GPH Haryo Mataram Universitas Sebelas Maret Surakarta. Peninjauan dilakukan untuk mengetahui proses pelaksanaan tes SKD CPNS Blora tahap demi tahap.

(ks/ful/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia