Senin, 17 Feb 2020
radarkudus
icon featured
Kudus

PT Pura Group - Kapolda Jateng Teken MoU Bidang Keamanan dan Hukum

13 Februari 2020, 10: 21: 42 WIB | editor : Ali Mustofa

KAPOLDA KUNJUNGI PT PURA: Kapolda Jawa Tengah Irjen Ryko Amelza Dahniel melakukan kunjungan ke PT Pura Group menandatangani kesepakatan kerja sama di dua bidang pengamanan dan bidang hukum.

KAPOLDA KUNJUNGI PT PURA: Kapolda Jawa Tengah Irjen Ryko Amelza Dahniel melakukan kunjungan ke PT Pura Group menandatangani kesepakatan kerja sama di dua bidang pengamanan dan bidang hukum. (DONNY SETYAWAN/ RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS, Radar Kudus - Kapolda Jawa Tengah Irjen Ryko Amelza Dahniel melakukan kunjungan ke PT Pura Group kemarin. Kedatangannya untuk mendatangani kesepakatan kerja sama didua bidang. Yaitu bidang pengamanan dan bidang hukum. Hal ini, juga sebagai menindaklanjuti dua agenda besar yang digagas oleh Presiden Joko Widodo.

Kegiatan tersebut juga turut dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Kudus. Usai menandatangani kesepakatan itu, Ryko diajak berkeliling untuk melihat hasil karya PT Pura Group. Mulai dari hasil pencetakan uang rupiah, pita cukai, bungkus makanan, dan sebagainya. 

Kapolda Jawa Tengah Irjen Ryko Amelza Dahniel menyatakan, PT Pura Group menjadi perusahaan yang besar. Skalanya sudah menembus baik nasional hingga internasional. Kunjungan ini dilakukan sesuai pencanangan dua agenda yang digagas oleh Presiden Joko Widodo. Di antaranya, menciptakan lapangan kerja. Serta menjaga iklim investasi yang kondusif di Indonesia.

”Oleh karena itu saya datang ke sini (PT Pura Group) secara proaktif, untuk menindaklanjuti arahan dari presiden,” katanya. 

Menurutnya, perusahaan yang bergerak dalam bidang percetakan ini merupakan bagian aset Indonesia. Di samping itu pula TNI, Polri, dan Pemkab untuk bisa mengawal. Sekaligus bisa memberikan ruang yang lawas. Sehingga aset tersebut bisa berkembang dan memberikan kesejahteraah masyarakat. Tentunya juga akan berdampak meningkatkan kualitas hidup di Jawa Tengah maupun Indonesia. ”Kami (Polri) dan TNI akan siap mengawal,” tegasnya.

Lebih lanjut, kata Ryko, dalam penandangan kesepakatan ini pihaknya akan melakukan penilian sistem keamanan di perusahaan. Mulai dari personel, peralatan, SOP, dan cara bertindak. Selain itu, dia akan melakukan simulasi dari berbagai situasi keadaan. Seperti keadaan bencana alam dan situasi terhadap serangan kriminalitas. Peningkatan kualitas petugas keamanan juga akan ditingkatkan.

”Penegakan hukum akan menjaga berbagai kekayaan intelektual yang sudah dimiliki di sini,” katanya. (gal)

(ks/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia