Senin, 17 Feb 2020
radarkudus
icon featured
Grobogan

Sertifikat Laik Fungsi Jadi Kado HUT ke-53 RS Yakkum Purwodadi

12 Februari 2020, 16: 08: 21 WIB | editor : Ali Mustofa

LAYAK DIGUNAKAN: Bupati Sri Sumarni menyerahkan sertifikat laik fungsi empat gedung kepada Direktur RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi Dr Trisiswiyati.

LAYAK DIGUNAKAN: Bupati Sri Sumarni menyerahkan sertifikat laik fungsi empat gedung kepada Direktur RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi Dr Trisiswiyati. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN, Radar Kudus - RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi menerima Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dari Tim Ahli Bangunan dan Gedung (TABG) Kabupaten Grobogan. Sertifikat itu untuk empat gedung di RS tersebut. Sekaligus jadi kado HUT ke-53 RS Yakkum.

Sertifikat diserahkan langsung Bupati Sri Sumarni kepada Direktur RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi Dr Trisiswiyati pada Selasa (11/2). ”RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi pertama kali yang mendapatkan di Kabupaten Grobogan,” kata Bupati Sri Sumarni kemarin.

Dengan mendapatkan sertifikat SLF ini, gedung di RS Yakkum Purwodadi telah memenuhi persyaratan kelayakan secara administrasi dan teknis sesuai fungsi bangunan. Selain itu, gedung yang mendapatkan SLF ini dinyatakan sudah bisa beroperasi secara legal.

Bupati menambahkan, RS Yakkum Purwodadi berperan mendukung pemerintah dalam mengentaskan masalah kesehatan di kabupaten Grobogan. Khususnya upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Aangka Kematian Bayi (AKB).

”Penyerahan SLF empat gedung baru ini harus mampu menjamin mutu dan keberlangsungan fungsi bangunan baru rumah sakit. Ini yang menjadi persyaratan wajib operasional bangunan,  untuk meningkatkan mutu fasilitas dan sarana prasarana rumah sakit. Dengan harapan mampu meningkatkan kualitas serta menekan kecelakaan di tempat kerja,” terang dia.

Plt Kepala Disperakim Grobogan Moch Chanif mengatakan, penyerahan SLF ini merupakan persyaratan dalam kelayakan bangunan. Penyerahan SLF di RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi merupakan penyerahan pertama untuk bangunan di Kabupaten Grobogan.

”Kelayakan gedung sudah sesuai dengan persyaratan. Maka sertifikat SLF bisa di berikan,” kata Moch Chanif yang juga menjadi asisten III Sekda Grobogan ini.

(ks/mun/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia