Senin, 17 Feb 2020
radarkudus
icon featured
Kudus

Diguyur Gerimis, Habib Syech Berpesan Adakan Kegiatan Positif

12 Februari 2020, 15: 18: 57 WIB | editor : Ali Mustofa

KUDUS BERSALAWAT: Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf memimpin salawat bersama di Lapangan Desa Purwosari pada Senin malam. Meskipun gerimis para Syekhermania tetap bersalawat bersama.

KUDUS BERSALAWAT: Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf memimpin salawat bersama di Lapangan Desa Purwosari pada Senin malam. Meskipun gerimis para Syekhermania tetap bersalawat bersama. (GALIH ERLAMBANG WIRADINATA/RADAR KUDUS)

Share this      

Berita Terkait

KUDUS, Radar Kudus - Ribuan Syekhermania memadati Lapangan Desa Purwosari Senin Malam. Meskipun gerimis mereka tetap melantunkan Salawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Habib asal Solo ini berpesan kepada masyarakat dan beberapa elemen, agar menjaga kondusifitas Kota Kudus. Melalui mengadakan kegiatan yang positif.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus rintik hujan membasahi area lapangan Purwosari. Ribuan masyarakat masih duduk manis. Sekaligus mendengarkan lantunan Salawat. Tak lupa mereka juga memakai payung.Hits Salawat milik Habib Syech juga dilantukan pada malam itu. Salah satunya lagu berjudul Padang Bulan.Kegiatan Salawat itu juga dihadiri oleh beberapa unsur. Mulai dari Forkopimda, para ulama dan habaib.

“Saya minta semua teriak, arep ngerti wong Kudus rame orak. Ayo sing banther ben Habib Syech sering ke sini,” kata Habib Syech saat memantik semangat Syekhermania di bawah rintikan hujan.

Habib Syech  berpesan, agar masyarakat dan elemen yang ada di Kudus menjaga kondusifitas Kota Kudus. Melalui cara, menyelenggarakan kegiatan positif. Sekaligus meninggalkan kegiatan negatif. Lantaran Kota Kudus dikenal sebagai kota wali dan santri.

Sementara itu Kapolres Kudus AKBP Catur Gatot Efendi mendoakan, masyarakat yang menghadiri Salawatan bersama ini mendapat keberkahan hidup. Di sisi lain peran ulama dan aparat dalam menjaga kondusifitas perlu dilakukan.

“Saya sering mengikuti kegiatan Habib Syech salawatan, mudah-mudahan aparat yang dekat dengan para ulama bisa menjaga kondusifitas. Tak terlepas juga kedekatan umara dan ulama merupakan hal yang tak bisa terpisahkan,” katanya.

Aliandi salah satu masyarakat yang datang menyatakan, mekipun gerimis dirinya tetap bersalawat dan menyaksikan Habib Syech. Karena kunjungan habib asal Solo ini belum tentu jadwalnya menyambangi Kudus.

“gapapa meski gerimis sya tetap Salawatan, karena ini momen spesial bisa besalawat bersama,” katanya.

Habib Syech juga meminta hadirin yang datang mendoakan ulama yang ada di Kudus. Masyarakat juga harus bisa meneladani dan menjalankan ilmu yang diajarkan para ulama. Karena para ulama akan senang jika ilmu yang ditularkannya diamalkan. (gal)

(ks/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia