Senin, 17 Feb 2020
radarkudus
icon featured
Sportainment

SMPN 1 Rembang Juara Umum Popda, Siswa hingga Pembina Dapat Reward

11 Februari 2020, 21: 52: 48 WIB | editor : Ali Mustofa

JADI MOTIVASI: Kepala Sekolah SMPN 1 Rembang, Isti Choma Wati selalu memberikan motivasi pada para siswa-siswinya yang mengikuti Popda Kabupaten Rembang 2020 di Stadion Krida Rembang.

JADI MOTIVASI: Kepala Sekolah SMPN 1 Rembang, Isti Choma Wati selalu memberikan motivasi pada para siswa-siswinya yang mengikuti Popda Kabupaten Rembang 2020 di Stadion Krida Rembang. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG, Radar Kudus – SMPN 1 Rembang meraih juara umum diajang Pekan Olahraga Daerah (popda) Kabupaten Rembang tahun 2020. Tak tanggung-tanggung, pada even tahunan kali ini, mereka memborong 12 medali emas, 12 perunggu dan 9 perak.

Kepala Sekolah SMPN 1 Rembang, Isti Choma Wati saat menuturkan keberhasilan tersebut, merupakan kerja keras siswa dan pelatih yang dilakukan sepekan sebelum kejuaraan. ”Ada lima cabang dalam Popda Kabupaten yang akhirnya bisa raih 12 emas, 12 perunggu dan 9 perak,” terangnya.

Cabang olah raga tersebut di antarAnya, atletik, 3 medali emas dari tolak peluru (putri), lempar cakram (putri) dan lari 100 m (putra). Kemudian empat perak dari lari 1.500 m (putra),  lompat tinggi (putra), lari 800 m (putra), lari 400 m (putri) dan 1 perunggu dari lempar lembing (putra).

Lalu cabang taekwondo, 4 emas, 3 perak dan 5 perunggu. Cabang bola voli putra 1 emas. Kemudian cabang renang, 1 emas, 3 perak dan 3 perunggu. Selanjutnya cabang pencak silat, 3 emas dan 2 perak.

”Setiap tahun ajaran baru kami data. Siapa saja yang ingin masuk ekstrakurikuler tertentu. Kita tawarkan kurang lebih ada 25 ekstrakurikuler. Anak-anak yang mengisi data tidak langsung dimasukkan, kita seleksi sesuai bakatnya masing-masing,” terangnya.

Terkait capaian prestasi tersebut tidak lepas koordinasi. Komunikasi dengan pelatih dan pembina menjadi porsi wajib. Tentu mereka harus mempunyai target. Setelah itu usaha yang dilakukan semacam apa.

Tentu tidak hanya kepedulian yang langsung ditunjukkan. Sebagai tradisi yang dilakukan dimanapun bertugas memberikan reward. Hal ini diberikan bagi siswa, pelatih maupun pembina mendapatkan bonus khusus. Bonus biasanya diberikan setiap upacara hari Senin. Rencananya akan digelar pekan depan. Kebetulan Senin ini bertepatan dengan Try Out Berbasis Komputer se-Kabupaten.

”InsyaAllah di Karisdenan Jepara mulai tanggal 22 Februari saya siap mendampingi, meskipun tidak penuh,” ungkapnya.

Memang selama tahun 2019 dirinya masuk di SMAN 1 Rembang sudah mulai sangat kelihatan kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler. Kerap mendominasi di kabupaten Rembang. Bahkan ada kenaikan, tahun 2018 ada 60 kejuaraan dan 2019 lebih dari 100 kejuaraan.

(ks/noe/ali/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia