Senin, 17 Feb 2020
radarkudus
icon featured
Pendidikan

BPPPMNU Banat Kudus Lahirkan Generasi Unggul dengan 3D

10 Februari 2020, 16: 19: 08 WIB | editor : Ali Mustofa

MODIS: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan istri Atikoh Ganjar mengenakan busana rancangan siswi SMK NU Banat.

MODIS: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan istri Atikoh Ganjar mengenakan busana rancangan siswi SMK NU Banat. (BPPMNU BANAT FOR RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS, Radar Kudus - Melahirkan generasi unggul dalam dunia pendidikan merupakan hal terpenting. Badan Pelaksana Penyelenggaraan Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (BPPPMNU) Banat Kudus memprioritaskan hal itu. Konsep Pendidikan di BPPPMNU Banat Kudus memegang prinsip 3D pangkal sukses. Yaitu disiplin ibadah, disiplin waktu, dan disiplin tugas.

”Jika ibadahnya teratur, tepat waktu, serta tidak melalaikan tugas pasti akan sukses. Jadi kunci sukses itu mengamalkan 3D. Disiplin ibadah, waktu, dan tugas,” ungkap Pembina BPPPMNU Banat Kudus KH Ma’shum AK.

Semua peserta didik yang berproses, nantinya dibekali ilmu dan adab. Ketiga prinsip disiplin itu diterapkan oleh semua jenjang pendidikan. Mulai dari RA, MI, MTs, MA, SMK, dan Akademi Komunitas NU Banat (Aknuba). Masing-masing jenjang itu, diharapkan mampu menciptakan generasi unggul dalam bidang Imtaq dan Iptek.

GURU BULE: Siswa RA NU Banat belajar bahasa Inggris langsung dengan guru dari luar negeri.

GURU BULE: Siswa RA NU Banat belajar bahasa Inggris langsung dengan guru dari luar negeri. (BPPMNU BANAT FOR RADAR KUDUS)

KH Ma’shum menambahkan, penilaian mencetak generasi unggul tercermin dari perolehan prestasi yang diperoleh peserta didik. BPPPMNU Banat Kudus juga sekaligus menerapkan nilai adab dan akhlaq, yang selalu dipegang teguh peserta didiknya.

Demi memperoleh lulusan berkualiatas dan unggul, pihak yayasan mengusung pembangunan fasilitas. Itu ditujukan, supaya peserta didik dapat belajar di lingkungan yang bagus. BPPPMNU Banat Kudus, tak meninggalkan kualitas sumber daya manusianya. Mulai guru dan tenaga kependidikan, dididik untuk melahirkan lulusan yang berkualitas.

”Setiap sebulan sekali kami juga mengadakan pembinaan bagi seluruh pengurus dan guru di semua jenjang. Hal itu dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di bawah BPPPMNU,” imbuhnya.

PRESTASI LEVEL PROVINSI: Siswi MA NU Banat meraih juara II Festival Rebana BPD Jateng.

PRESTASI LEVEL PROVINSI: Siswi MA NU Banat meraih juara II Festival Rebana BPD Jateng. (BPPMNU BANAT FOR RADAR KUDUS)

Ketua BPPPMNU Banat Kudus Noor Hidayat menambahkan, cita-cita awal berdirinya Madrasah Banat, untuk membekali perempuan Islam berpengetahuan Islami yang amali. Sekaligus bisa mencetak perempuan yang mandiri dan berkontribusi bagi bangsa.

”Konsep pendidikan di madrasah atau sekolah Banat selalu berpegang teguh pada Ahlussunah Waljamaah (Aswaja),” imbuhnya.

Di sisi lain, pendidikan di BPPPMNU Banat Kudus juga terus menjalankan amanat sesepuh KH Sya’roni Ahmadi. Beliau berpesan agar senantiasa melaksanakan semua kegiatan dengan niat ibadah, berakhlaqul karimah (guyub, rukun, dan kompak). Sekaligus menerapkan prinsip kerja ringan tangan dan tidak terpaksa.

Dukungan dari wali murid juga dilibatkan dalam setiap program kemajuan madrasah atau sekolah. Karena selain tanggung jawab pihak madrasah, orang tua juga berperan penting dalam mencetak lulusan yang unggul, berprestasi, dan berakhlaqul karimah. (gal)

(ks/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia