alexametrics
Jumat, 10 Jul 2020
radarkudus
Home > Politik
icon featured
Politik

Jelang Pilkada Rembang 2020, Tiga Bos Bikin Koalisi Bumi Bhina Karya

04 Februari 2020, 09: 06: 44 WIB | editor : Ali Mustofa

KOMPAK: Moc. Salim mantan Bupati Rembang dua periode (tengah), diapit Bos Bhina Raharja Atna Tukiman (kanan), dan Bos PT BRTK Budi Setiawan (kiri) mengadakan pertemuan khusus membahas tentang pilkada Rembang, Minggu malam (1/2) di Fave Hotel.

KOMPAK: Moc. Salim mantan Bupati Rembang dua periode (tengah), diapit Bos Bhina Raharja Atna Tukiman (kanan), dan Bos PT BRTK Budi Setiawan (kiri) mengadakan pertemuan khusus membahas tentang pilkada Rembang, Minggu malam (1/2) di Fave Hotel. (DOK. RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG, Radar Kudus - Manuver politik jelang pemilihan kepala daerah (pilkada) Rembang mulai menghangat. Terbaru tiga pengusaha besar Kota Garam masing-masing Moch Salim, Atna Tikiman dan Budi Setiawan, Minggu malam (1/2), tiga tokoh  ini mengadakan pertemuan khusus. Hasilnya, selain membentuk koalisi ”Bumi Bhina Karya”, juga memunculkan nama calon Bupati dan Wakil Bupati Rembang 2020, yang turut dalam Pilkada 23 September mendatang.

Moch Salim sendiri merupakan mantan bupati rembang dua periode. Pria itu juga seorang pengusaha bidang perikanan. Sedangkan Atna Tukiman seorang bos Koperasi Bhina Raharja dan komisaris Rumah Sakit Bhina Bakti Husada. Satunya lagi, Budi Setiawan bos dari PT Bumi Rejo Tirta Kencana (BRTK),merupakan kontraktor kelas kakap di Jawa Tengah.

M. Charis Kurniawan, Juru bicara dam media officer Hj. Umy Jazilah Salim menyebutkan. Pertemuan tiga tokoh tersebut sebagai silaturahmi sesama pengusaha. ”Pak Salim sebagai pengusaha perikanan, perkapalan, kayu dan pertambangan. Pak Budi kontraktor jalan nasional dan pak Atna pengusaha lembaga keuangan, SPBU, hotel, dan lain-lain,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, kata Charis, dari pihak Moch Salim memastikan Umy Jazilah yang akan maju sebagai bakal calon. Sementara dari pihak Atna Tukiman masih ada dua opsi. ”Yaitu Vivit Atnasari Dinarini. Atau beliau (Atna Tukiman,Red) sendiri yang akan diputuskan nanti tanggal 10 Februari 2020,” jelas Charis.

Dalam pertemuan itu, lanjut Charis, sepakat untuk membuat Rembang menjadi hebat. Visi-misi pemerintahan Rembang yang madani dinilai telah berjalan baik. Namun, ke depan melalui momen pilkada, diharapkan Rembang lebih hebat. Melalui kemudahan investasi, pembukaan lapangan kerja, infrastruktur jalan 100 persen tanpa lubang, solusi air bersih, dan optimalisasi bidang maritim-agraris menjadi fokus perhatian kami.

”Sepakat membentuk koalisi "Bumi Bhina Karya", dalam pemilukada 2020 yang insyaAllah 14 Februari nanti akan mendeklarasikan dukungan kepada bakal pasangan calon,” imbuhnya.

Sementara, soal siapa partai yang bakal berkoalisi, Cahris masih enggan membeber. Karena hal itu akan dirembung dengan internal koalisi Bumi Bhina Karya. ”Ditunggu saja nanti kabar baiknya,” tutup Cahris.

Terpisah Dewan Pembina Nasdem Kabupaten Rembang, Atna Tukiman membenarkan telah melakukan pertemuan selama dua jam bersama Moch. Salim dan Budi Setiawan.”Benar. Kami membahas agenda politik,” kata Dewan Pembina Partai NasDem Rembang, Atna Tukiman  singkat kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Namun begitu Atna belum banyak bicara soal Pilkada 2020. Termasuk menerangkan figur yang bakal di usung dalam moment pesta demokrasi mendatang. Namun Atna sempat menanggapi. Terkait ramainya pertanyaan diluar soal apakah ingin membuka penjaringan.

 Diantarnya, partai Nasdem Rembang tidak ada buka calon pendaftaran wakil. Artinya, ke depan mengusung otomatis yang paling enak langsung kesepakatan. Tentu kesepakatan tersebut diantara para pengusung.

”Kalau figur sudah ada mas. Ke depan kita bakal sampaikan. Kami hanya bahas soal Pilkada, bersama pak Salim,” tegasnya. (vah)

(ks/noe/ali/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia