Kamis, 30 Jan 2020
radarkudus
icon featured
Grobogan

Kerugian Banjir di Grobogan Tembus Rp 14,7 Miliar

15 Januari 2020, 11: 20: 13 WIB | editor : Ali Mustofa

SEMPAT JEBOL: Pekerja mengerjakan tanggul di Desa Glapan, Kecamatan Gubug yang jebol pekan lalu.

SEMPAT JEBOL: Pekerja mengerjakan tanggul di Desa Glapan, Kecamatan Gubug yang jebol pekan lalu. (SAIFUL ANWAR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN, Radar Kudus – Kerugian materiel banjir di tujuh kecamatan di Kabupaten Grobogan mencapai Rp 14,7 miliar. Sedangkan masyarakat yang terdampak banjir itu mencapai 64.251 jiwa. Mereka tersebar di 67 desa di tujuh kecamatan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan Endang Sulistiyoningsih mengatakan, selain masyarakat, ada sektor lain yang juga terkena dampak banjir pada 8-9 Januari 2020 itu.

”Ada 25 sekolah terdampak banjir. Kemudian lahan persawahan tanam ada 3.126 hektare dan persemaian 36,5 hektare. Jumlah kerugian akibat banjir di Grobogan ada Rp 14,7 miliar,” kata Endang Sulistiyoningsih.

Selain itu, banjir juga berdampak pada hewan ternak. Seperti sapi ada 1.173 ekor, kerbau 50 ekor, domba 5.006 ekor dan kambing ada 8.870 ekor. Hewan yang mati akibat banjir ada 14 ekor kamping dan 700 ekor unggas dari 2.000 ekor unggas.

Bencana banjir tersebut juga menimbulkan banyak penyakit. Sejauh ini ada enam orang yang terkena demam berdarah. Kemudian 72 warga mengalami hipertensi, penyakit kulit 389 orang, infeksi saluran pernafasan 354 orang, diare 80 orang, dan sejumlah penyakit lainnya.

”Akibat banjit itu juga ada rumah roboh 19 rumah di wilayah Kecamatan Gubug dan satu rumah roboh di Kecamatan Karangrayung. Rumah rusak berat ada 46 rumah,” ujar mantan sekretaris Dinas PUPR Grobogan itu.

Bupati Sri Sumarni mengatakan, Pemkab Grobogan telah memberikan bantuan 64 ton beras untuk korban banjir dan bencana alam. ”Bagi warga yang terkena penyakit, kami tindaklanjuti memberikan pengobatan di posko kesehatan atau langsung ke Puskesmas,” terang Bupati.

Usai memberikan bantuan secara simbolis di aula Kecamatan Gubug, bupati bersama Dandim 0717 Purwodadi Letakol Inf Asman Mogoginta dan Wakapolres Grobogan Kompol Dwi Hendro dan OPD terkait meninjau perbaikan tanggul jebol di Desa Glapan, Kecamatan Gubug. Tanggul yang jebol sekitar 20 meter ter sebut sudah selesai diperbaiki dengan menggunakan alat berat. 

(ks/mun/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia