Kamis, 30 Jan 2020
radarkudus
icon featured
Grobogan

Tak Ada Jembatan yang 50 Tahun Ambrol, Paksa Warga Terobos Sungai

15 Januari 2020, 11: 00: 54 WIB | editor : Ali Mustofa

TEROBOS ARUS: Seorang warga setempat menerobos arus sungai dari Desa Padas, Kecamatan Kedungjati, Grobogan menuju Desa Sambeng, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali kemarin.

TEROBOS ARUS: Seorang warga setempat menerobos arus sungai dari Desa Padas, Kecamatan Kedungjati, Grobogan menuju Desa Sambeng, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali kemarin. (SAIFUL ANWAR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN, Radar Kudus – Jembatan yang menghubungkan Desa Padas, Kecamatan Kedungjati dengan Desa Sambeng, Kecamatan Juwangi, Boyolali sudah roboh puluhan tahun. Namun, hingga kini belum ada tanda-tanda akan dibangun kembali. Akibatnya warga harus menyusuri sungai untuk lalu lintas dari Grobogan ke Boyolali atau sebaliknya.

Seorang warga setempat bercerita, jembatan itu telah roboh sekitar 50 tahun lalu akibat derasnya arus sungai. Beberapa tahun lalu pihak desa dan kecamatan sudah sempat mengusulkan pembangunan jembatan. Namun belum disetujui.

”Kalau ambrolnya sudah lama, mungkin seusia saya. Ya lima puluh tahunan mungkin. Beberapa tahun lalu pernah diusulkan, Pak Lurah atau Pak Camat kalau tidak salah, tapi belum disetujui,” kata Sumiyati.

Berdasarkan penelusuran koran ini, di sungai tersebut memang terdapat besi berkarat yang masih menjulur dan menghubungkan dua desa tersebut. Letaknya di dasar sungai yang menjorok ke bawah. Sekitar empat meter dari jalan Desa Padas.

Kendati demikian, kedua desa beda kecamatan dan kabupaten tersebut masih kerap melintasi sungai. Tentu, jika debit air tidak tinggi.

Kemarin, seorang warga dengan keranjang di motornya bermuatan galon nekat melewati sungai tersebut. Warga tersebut tampak sudah terbiasa karena dengan santai melintasi arus sungai yang kebetulan tidak terlalu deras.

Sayang, Wiyoto Camat Kedungjati tidak bersedia memberikan keterangan saat dihubungi. Juga Kepala DPUPR Grobogan Een Indarto. Hingga kemarin sore, tidak ada keterangan dari pihak berwenang.

(ks/ful/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia