Kamis, 30 Jan 2020
radarkudus
icon featured
Politik

PPP Jepara Jadi Role Model Nasional

07 Januari 2020, 16: 40: 28 WIB | editor : Ali Mustofa

SYUKURAN: Ketua DPC PPP Jepara Taj Yasin Maimoen (kanan) menyerahkan potongan tumpeng kepada Ketua DPRD Jepara Imam Zusdi Ghozali kemarin.

SYUKURAN: Ketua DPC PPP Jepara Taj Yasin Maimoen (kanan) menyerahkan potongan tumpeng kepada Ketua DPRD Jepara Imam Zusdi Ghozali kemarin. (M. KHOIRUL ANWAR/RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA, Radar Kudus – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Jepara menjadi role model bagi daerah lain. Sebab, pada hasil Pemilihan Umum 2019 menempatkan PPP menjadi pemenang di Kota Ukir. Sementara daerah lain, banyak yang mengalami penurunan kursi.

Hal ini disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Cabang PPP Kabupaten Jepara Taj Yasin Maimoen pada istighotsah dan tasyakuran dalam rangka harlah ke-47 PPP di gedung DPC PPP Jepara kemarin. Hadil pula dalam acara tersebut, Wanita Persatuan Pembangunan (WPP), Ketua Fraksi PPP Agus Sutisna, Ketua DPRD Jepara Imam Zusdi Ghozali, Sekretaris DPC PPP Noor Fuad, Ketua Badan Legislatif M. Ibnu Hajar,  dan kader PPP.

Dalam forum itu, Gus Yasin –sapaan akrab Taj Yasin Maimoen- menyampaikan, bahwa pengurus pusat dalam setiap pertemuan di daerah-daerah menyontohkan perjuangan kader PPP dalam membesarkan partai. Hasilnya, dari runner-up menjadi pemenang dengan 10 kursi di legislatif. ”Secara nasional PPP mengalami penurunan. Tapi Jepara justru meningkat,” kata pria yang juga wakil gubernur Jawa Tengah ini.

Capaian ini tak lepas dari peran kader, terutama WPP. WPP aktif menggelar pengajian. Selain menjaga tradisi amar ma’ruf nahi munkar, juga menjaga konstituen. Ke depan, diharapkan merangkul anak muda untuk bergabung dengan partai berlambang Kakbah itu.

”Sesuai dengan tema ulang tahun ini ”Kembali ke Rumah Besar Umat Islam dengan Menggalang Konstituen Berbasis Keluarga.” Kader militan ini, juga merangkul anggota keluarga untuk bergerak bersama PPP,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Jepara Imam Zusdi Ghozali menambahkan, pihaknya menargetkan Pemilu 2024 meraup 15 kursi. Tiap daerah pilihan (dapil) ditarget mendapat tiga kursi. ”Perjuangan dari kader memang berat. Tapi tidak ada yang tidak mungkin. Harus bisa,” katanya kemarin.

Ia menjelaskan, penataan organisasi juga akan dilakukan. Hal ini sebagai upaya penguatan lembaga partai dalam menjalankan program. Ke depan, menurutnya tugas semakin berat. ”Menggaet konstituen dari kalangan anak muda menjadi prioritas. Dengan catatan kader militan tetap bersama PPP,” imbuhnya.

(ks/war/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia