Kamis, 30 Jan 2020
radarkudus
icon featured
Ambyar

Ogah Praktik Pelajaran, Pilih Praktik Wikwik

06 Januari 2020, 08: 00: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

Ogah Praktik Pelajaran, Pilih Praktik Wikwik

ADA-ada saja kelakuan anak zaman now. Masih sekolah sudah neko-neko. Main cinta-cintaan. Sampai rela bolos sekolah demi bisa berduaan.

Sebut saja namanya Nia dan Roni. Nia kelas XII  SMK. Sedangkan Roni kelas XI SMK. Si Roni yang jadi adik kelasnya Nia ini berhasil memikat hati kakak kelasnya, Nia. Terhitung sudah satu semester mereka menjalin asmara.

Akibat lebih mengutamakan pacaran dari pada belajar di kelas, keduanya sering bolos sekolah. Bahkan gurunya sudah kirim surat teguran kepada orang tua mereka. Secarik kertas teguran itu tidak mempan.

Ternyata oh ternyata, bolos keduanya digunakan mabuk-mabukan di rumah Roni. Keduanya memanfaatkan rumah yang sedang kosong saat orang tua pergi kerja. Parahnya, di rumahnya itu keduanya juga sering nonton film wikwik. Mereka lebih memilih praktik peragaan film tak senonoh dari pada praktik materi pelajaran di sekolah.

Tetangga  gerah melihat kebiasaan buruk sepasang anak baru gede labil (ababil) ini.  Tetangga sudah mengingatkan keluarganya. Tapi apa daya, keluarganya pun tak bisa berbuat banyak. Sampai Roni dan Nia berhubungan intim.

Hubungan di luar nikah ini akhirnya membuat Nia mengandung. Penyesalan datang di akhir. Orang tua kadung malu. Anaknya akhirnya dinikahkan sama pacarnya itu. Pernikahan berlangusng sederhan. Hanya ijab dan selamatan. Tidak ramai-ramai.

Keinginan atau cita-cita orang tua menguliahkan anaknya pun kandas. Nasi sudah menjadi bubur. Tak ada pilihan, kedua remaja itu putus sekolah.

Setelah menikah, Roni kerja serabutan. Demi hidupi istri dan anaknya. Kerjanya pindah-pindah. Sementara Nia kerja di pabrik. Anaknya dititipkan orang tuanya.

(ks/zen/war/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia