Kamis, 30 Jan 2020
radarkudus
icon featured
Hukum & Kriminal

Polres Jepara Bekuk Tersangka Pembunuhan Warga Jambu Timur

04 Januari 2020, 16: 09: 48 WIB | editor : Ali Mustofa

UNGKAP: Polres Jepara mengungkap kasus pembunuhan di Jepara yang menewaskan satu warga Desa Jambu Timur, Kecamatan Mlonggo.

UNGKAP: Polres Jepara mengungkap kasus pembunuhan di Jepara yang menewaskan satu warga Desa Jambu Timur, Kecamatan Mlonggo. (FEMI NOVIYANTI/RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA, Radar Kudus - Kasus pembunuhan yang menewaskan satu warga Desa Jambu Timur Kecamatan Mlonggo berusia 38 tahun akhir Desember lalu berhasil diungkap jajaran Polres Jepara. Saat ini pihak kepolisian telah mengamankan satu tersangka terkait dengan kasus tersebut.

Kapolres Jepara, AKBP Arif Budiman didampingi Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Yusi Andi Sukmana mengatakan, tersangka yang diamankan yakni AS (33) warga Desa Jambu Timur Kecamatan Mlonggo. Turut diamankan pula barang bukti berupa satu buah cangkul, satu buah pisau dan satu buah celana pendek berlumuran darah.

AKBP Arif Budiman menjelaskan, kejadian ini bermula saat tersangka sedang menonton TV di bagian belakang rumah ibunya (Djuwati) yang berlokasi di Desa Jambu Timur Kecamatan Mlonggo. Kemudian korban memanggil dan menanyakan keberadaan HP korban dengan nada tinggi.

Awalnya tersangka tidak menghiraukan korban. Namun korban kembali menanyakan dengan kata-kata kasar. Selanjutnya tersangka keluar kamar hendak menemui korban sambil menjawab ‘Gak taulah, kamu punya HP saja tidak’. Saat itu tersangka melihat korban sudah memegangi cangkul di tangan kanannya. ”Tanpa sebab yang jelas, korban langsung mengarahkan cangkul ke arah tersangka dengan cara mengayunkan cangkul menyamping ke bagian perut tersangka, namun bisa menghindar,” katanya.

Dia melanjutkan, tersangka lalu mendorong korban menggunakan kedua tangan hingga ada jarak sekitar 1 meter di antara keduanya. Saat itu korban kembali mengarahkan cangkul ke tersangka, kali ini ke arah kepala. Namun berhasil ditangkis menggunakan tangan kiri tersangka.

Saat itu tersangka melihat pisau dapur di meja kemudian memegangnya dengan tangan kanan. Tangan kanannya dipegangi korban dan ditarik ke belakang rumah. Korban juga kembali mengayunkan cangkul ke arah kepala tersangka dan menyebabkan luka robek. ”Keduanya kemudian saling dorong hingga menuju ke ruang tengah, tersangku kemudian menusukkan pisau pada korban. Mereka masih slaing dorong hingga pintu depan sampai tersangka berhasil lari ke luar rumah untuk menghindari korban dan meminta pertolongan,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, Arif menambahkan, tersangka dijerat pasal 338 KUHP dnegan ancaman hukuman 15 tahun serta pasal 351 KUHPidana dnegan ancaman hukuman 7 tahun penjara. 

(ks/emy/him/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia