Kamis, 30 Jan 2020
radarkudus
icon featured
Hukum & Kriminal

Dihina Miskin, Ngamuk, Bacok Tetangganya Sendiri

02 Januari 2020, 15: 23: 08 WIB | editor : Ali Mustofa

Dihina Miskin, Ngamuk, Bacok Tetangganya Sendiri

BLORA, Radar Kudus – Lantaran sering dihina sebagai orang miskin, Sukijan, 66, kalap dan nekat membacok Syukur, 83, dengan sabit. Ironisnya, korban merupakan tetangganya sendiri. Mereka sama-sama warga Dusun Ngrayung, Desa Brumbung, Kecamatan Jepon, Blora.

Akibatnya, korban mengalami luka sayatan pada bagian kepala, tangan, dan kaki. Selanjutnya korban dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan. Sementara pelaku dan barang bukti sudah diamankan pihak kepolisian dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Jepon Iptu Supriyono mengungkapkan, pembacokan tersebut terjadi di area jalan menuju persawahan Dusun Ngrayung, Desa Brumbung, Kecamatan Jepon, (31/12) lalu. ”Berdasarkan pemeriksaan petugas, tersangka merasa sakit hati lantaran sering dihina sebagai orang miskin. Rasa sakit hati tersebut, akhirnya dilampiaskan kepada korban. Pelaku diancaman hukuman lima tahun penjara,” jelasnya.

DIPERBAN: Syukur, 83, menderita luka bacok di kepala, tangan, dan kaki karena disabet Sukijan, 66, menggunakan sabit.

DIPERBAN: Syukur, 83, menderita luka bacok di kepala, tangan, dan kaki karena disabet Sukijan, 66, menggunakan sabit. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Dia menambahkan, berdasarkan keterangan saksi mata, Sukandar, 60, peristiwa tersebut terjadi saat korban duduk dan berbincang dengannya di tempat kejadian perkara (TKP). Tak lama, pelaku lewat dengan membawa tebon (tanaman jagung bagian atas) sebagai pakan ternak untuk dibawa pulang.

Kemudian, pelaku kembali ke lokasi tersebut dengan membawa sabit dan diacungkan kepada korban. Saksi yang saat itu bersama korban berusaha mencegah aksi pelaku dan berlari menjauh. Namun, korban yang telah berusia lanjut tak sempat menghindar.

Akibatnya, pelaku membacok korban. Spontan korban berteriak meminta tolong. Warga di sekitar lokasi yang mendengar teriakan tersebut, segera menolong korban dan membawanya ke RS PKU Muhammadiyah Blora.

Usai membacok korban, pelaku kembali ke sawah untuk mengambil tebon lagi dan seolah tidak terjadi apa-apa. ”Pelaku berhasil diamankan setelah dirayu anaknya. Tersangka dan barang bukti berupa sabit kami amankan untuk diproses lebih lanjut,” tambahnya. 

(ks/lin/sub/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia