alexametrics
Selasa, 09 Mar 2021
radarkudus
Home > Rembang
icon featured
Rembang

Libur Akhir Tahun, Pengunjung Pantai Karang Jahe Rembang Membeludak

02 Januari 2020, 15: 07: 10 WIB | editor : Ali Mustofa

MENGULAR: Wisatawan memadati jalan menuju Pantai Karang Jahe, Desa Punjulharjo, Rembang, kemarin.

MENGULAR: Wisatawan memadati jalan menuju Pantai Karang Jahe, Desa Punjulharjo, Rembang, kemarin. (VACHRI RINALDY LUTFIPAMBUDI/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG, Radar Kudus – Libur tahun baru membuat Pantai Karang Jahe di Desa Punjulharjo, Kecamatan Rembang Kota, kemarin padat. Tak hanya ramai. Bahkan, hilir mudik wisatawan sampai meluber. Hingga menyebabkan kemacetan baik di jalan desa maupun Jalur Pantura. Kemacetan kendaraan itu, mencapai sekitar tiga kilometer. Dari gerbang masuk Pantai Karang Jahe hingga Pantura sekitar Desa Pasarbanggi.

Di sekitar gang jalan utama menuju Pantai Karang Jahe, kendaraan sudah menyemut. Jalur Pantura Rembang-Lasem padat merayap. Saat mencoba menuju pantai yang hits di Rembang itu, Jawa Pos Radar Kudus mencoba mencari akses lain. Lewat salah satu gang di Desa Punjulharjo.

Jalan desa itu memang lengang. Tetapi, di sekitar rumah-rumah warga juga terparkir kendaraan. Termasuk ada mobil pribadi hingga bus. Begitu juga di sekitar situs perahu kuno. Yang biasanya tidak dipakai parkir, kemarin dipadati mobil-mobil. Jika dihitung, jaraknya sekitar dua kilo meter dari gerbang Pantai Karang Jahe. Sehingga ada wisatawan yang harus jalan kaki.

Volume kendaraan makin padat ketika sampai di jalan utama menuju pantai. Lebar jalan itu sekitar lima meter. Pas untuk papasan dua mobil. Laju kendaraan pun merayap. Ditambah berpapasan dengan rombongan wisatawan yang jalan kaki. Di jalan setapak area tambak sekitar, juga tampak rombongan wisatawan.

Semakin mendekati gerbang masuk wisata, jalan sudah diberi pembatas. Menggunakan tali. Sehingga terbagi dua sisi. Untuk kendaraan yang hendak masuk dan keluar.

Muntohid, pengawas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Abimantrana Desa Punjulharjo mengatakan, empat kantong parkir yang disiapkan memang tidak mencukupi menampung volume kendaraan wisatawan. Mulai pukul 08.00, sudah mulai padat. Hingga pukul 11.00 pihaknya harus menyiasati dengan menutup wisatawan yang hendak masuk. Sebab sudah overload. ”Untuk menyiasati parkir pukul 11.00 pengunjung sudah tidak boleh masuk. Kami stop,” katanya.

Wisatawan didominasi pengunjung luar kota. Diperkirakan pengunjung mengalami kenaikan 60 persen. Jika dibanding hari libur biasa. ”Karena mendung, sampai 3-4 jam (wisatawan) belum keluar (pulang dari Pantai Karang Jahe). Biasanya ada sirkulasi,” imbuhnya. Hingga sekitar pukul 12.00 kemarin, masih terjadi kemacetan dari gerbang wisata Pantai Karang Jahe. (vah)

(ks/lin/top/JPR)

 TOP