Kamis, 30 Jan 2020
radarkudus
icon featured
Pendidikan

BOS Afirmasi dan Kinerja di 2020 Belum Jelas, Ternyata Ini penyebabnya

01 Januari 2020, 11: 20: 49 WIB | editor : Ali Mustofa

BOS Afirmasi dan Kinerja di 2020 Belum Jelas, Ternyata Ini penyebabnya

KUDUS, Radar Kudus Bantuan Operasional Siswa (BOS) afirmasi dan BOS kinerja di 2020 mendatang belum jelas. Itu lantaran belum adanya informasi dari Dapodik. Hal sama terkait perihal sekolah yang akan mendapatkan BOS belum diketahui. Sebelumnya, program BOS afirmasi dan BOS kinerja itu sudah diberlakukan mulai 2019. Namun BOS regular tetap jalan.

Rencananya, apabila tidak ada perubahan, pihak Disdikpora Kudus akan mendapat surat dari Dapodik sekitar Juni 2020 perihal sekolah mana saja yang akan mendapatkan BOS afirmasi dan BOS kinerja. Hal itu diungkapkan oleh Kabid Dikdas Disdikpora Kudus Moh Zubaedi. ”Belum tahu kapan akan cair. Termasuk sekolah mana saja yang dapat (BOS). Biasanya kami dikabari lewat surat,” terangnya.

Zubaedi menambahkan, pihaknya hanya sebatas menyalurkan BOS afirmasi dan BOS kinerja. Sebab, data sekolah penerima sudah tercantum pusat. BOS afirmasi itu nantinya diperuntukkan bagi sekolah yang jauh dari perkotaan. Bentuknya berupa sarana penunjang seperti laptop. Sementara untuk BOS kinerja ditujukan bagi sekolah yang menunjukkan prestasi terbaik dalam kurun waktu dua tahun terakhir.

Ukuran kinerja terbaik itu didasarkan pada ketetapan SPJ, prestasi sekolah, hasil ujian nasional (Unas). Sejauh ini, untuk SMP ada dua sekolah yang mendapat BOS kinerja. Yakni SMP 1 Kudus dan SMP 2 Kudus.

Jika BOS afirmasi dan BOS kinerja masih belum jelas di tahun ini, BOS regular dipastikan tetap berjalan. BOS regular yakni BOS untuk menunjang kebutuhan siswa. Untuk siswa SD, per anak mendapat bantuan Rp 100 ribu dari APBD dan Rp 800 ribu dari APBN. Sedangkan untuk siswa SMP, per anak mendapatkan Rp 500 ribu dari APBD dan Rp 1 juta dari APBN.

Menurut Kepala Disdikpora Kudus Joko Susilo program BOS afirmasi dan kinerja merupakan program baru di 2019. ”Itu baru kok. Yang jelas untuk 2020 kami masih menunggu kebijakan pusat seperti apa. Apakah masih sama sistemnya atau beda. Pun soal sekolah mana saja yang dapat,” jelas Joko.

Dia menyampaikan, di 2020 pelaksanaan BOS Afirmasi dan BOS Kinerja masih tetap berjalan. Namun, menurut Joko, sekolah yang sudah mendapatkan bantuan tersebut di 2019 tidak mendapatkan lagi di 2020. Joko berharap, bantuan BOS afirmasi dan kinerja ini terus ada untuk meningkatkan kinerja tiap-tiap sekolah. (vga)

(ks/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia