Kamis, 30 Jan 2020
radarkudus
icon featured
Sportainment

Ribuan Suporter dan Warga Rela Tunggu Tiga Jam Demi Sambut Sang Juara

31 Desember 2019, 11: 10: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

JUARA: Tropi Juara Liga 3 dan pemain terbaik dikawal ribuan suporter Persijap Jepara dari Welahan sampai Kantor Bupati Jepara kemarin.

JUARA: Tropi Juara Liga 3 dan pemain terbaik dikawal ribuan suporter Persijap Jepara dari Welahan sampai Kantor Bupati Jepara kemarin. (VEGA MA’ARIJIL ULA/RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA, Radar Kudus - Kedatangan penggawa Persijap Jepara dan tropi Juara Liga 3 2019 disambut meriah ribuan suporter dan warga Jepara kemarin. Mereka dikawal suporter dari perbatasan Jepara-Demak di Kecamatan Welahan sampai Alun-alun Jepara.

Barisan paling depan konvoi arak-arakan itu, bus yang membawa tropi dan tim Persijap. Para suporter mengikuti dari belakang bus. Bendera suporter Banaspati, Jetman, dan Curva Nord Syndicate (CNS) dikibarkan sambil mengendarai sepeda motor. Selama perjalanan, setiap persimpangan sudah disambut para pendukung yang sudah menunggu kedatangan tim kebanggan mereka.

Pukul 09.30 tiba di perbatasan. Kendaraan berjalan pelan. Suporter yang membawa roda dua mulai merangsek. Rombongan ratusan suporter mulai menyalip di barisan depan bus. Dari dalam bus, kapten kesebelasan Pian Sopyan menunjukkan trofi Juara Liga 3 2019. Warga yang sudah menunggu di tepi jalan melambaikan tangan ke arah Pian. Lambaian itu dibalas senyumnya sambil menunjukkan trofi di balik jendela bus.

Pasukan suporter terus bertambah. Klakson sepeda motor dan mobil dibunyikan sejak dari Welahan sampai konvoi berakhir. Arus lalu lintas sempat tersendat yang dari arah Jepara ke Demak. Truk dan kendaraan roda empat mengalah berhenti. ”Pak Persijap juara, Pak,” teriak suporter yang mengendarai sepeda motor kepada para sopir truk. Sopir truk pun ikut mengabadikan momen itu dengan ponselnya. ”Selamat, selamat Persijap,” kata sopir truk sambil memegang ponselnya.

Sesampainya di simpang PT. HWI, Kalinyamatan, ratusan suporter memenuhi jalan dari arah Kalinyamatan ke Jepara. Mereka menunggu bus dan konvoi yang baru sampai Simpang Gotri. Setelah rombongan konvoi sampai di simpang PT. HWI ratusan suporter ikut gabung dengan kelompok suporter sebelumnya.

Di Bundaran Ngabul atau Monumen Tiga Tokoh Wanita, puluhan Jeep menyambut kedatangan konvoi. Manajemen Persijap dan sebagian pemain turun dari bus. Mereka pindah kendaraan. Pian Sopiyan, Rizky Hidayat, dan beberapa pemain memilih naik di kendaraan roda empat salah satu suporter. Mobil itu bertuliskan Liga 2 di bagian belakang mobil. Sementara Pelatih Persijap Sahala Saragih dan manajemen naik di Jeep bak terbuka.

Trofi juara baru pun terlihat jelas oleh suporter dan warga yang menyaksikan dari tepi jalan. ”Akhirnya juara juga,” kata Sadiq, warga Ngabul yang sudah tiga jam menunggu rombongan.

Konvoi dilanjutkan melewati Jalan Pemuda, HOS Cokroaminoto, kompleks pecinan, dan berakhir di Kantor Bupati Jepara. Di alun-alun dan sekitar kantor bupati ratusan suporter sudah menunggu. Berbondong-bondong masuk ke Kantor Bupati Jepara. Di depan gerbang kantor chant-chant dinyanyikan. Flare merah dinyalakan. Suporter mulai memenuhi halaman kantor bupati. Anthem ”Sang Juara” dinyanyikan serentak.

Manajemen dan pemain kemudian turun dari mobil. Masuk ke teras kantor bupati. Mereka disambut Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi dan jajarannya. Piala diserahkan Sahala Saragih kepada Andi -sapaan akrab Plt bupati Jepara. ”Terima kasih para pendukung dan tim yang mempersembahkan juara kepada Kota Ukir tercinta. Tentu pemkab ke depan akan bersinergi membantu Persijap Jepara,” kata Andi menyambut penggawa Laskar Kalinyamat.

”Bukti, bukti, bukti,” teriak suporter saat Andi memberikan sambutan.

Andi pun menenangkan suporter. Ia mengatakan, pihaknya siap diajak berbicara oleh manajemen. Apa kebutuhan yang bisa dibantu pemkab? Misal sarana prasarana, rumput stadion, atau fasilitasi lain yang bisa dibantu keuangan daerah untuk mengarungi Liga2. ”Saat ini kami ada Rp 50 juta untuk Persijap. Monggo digunakan manajemen untuk syukuran juara. Teknis diatur manajemen. Semoga langsung promosi Liga 1,” katanya disambut tepuk tangan suporter.

Salah satu suporter Banaspati, Ahmad berharap, semua elemen masyarakat bersatu mendukung Persijap. Suporter, pemerintah, dan masyarakat umum menghimpun kekuatan untuk kejayaan Laskar Kalinyamat. ”Kalau Persijap berprestasi, yang bangga seluruh Jepara. Ayo penuhkan stadion kalau Persijap main. Dukung untuk jadi nomor 1,” ujarnya sambil mengepalkan tangan. (war)

(ks/war/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia