alexametrics
Jumat, 10 Jul 2020
radarkudus
Home > Grobogan
icon featured
Grobogan

Tak Bisa Tunjukkan Izin Usaha, Tim Gabungan Tutup Lima Kafe Karaoke

30 Desember 2019, 12: 32: 13 WIB | editor : Ali Mustofa

DATA: Tim gabungan melakukan pendataan dan menyita miras di sejumlah warung dan kafe karaoke di Kota Purwodadi.

DATA: Tim gabungan melakukan pendataan dan menyita miras di sejumlah warung dan kafe karaoke di Kota Purwodadi. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN, Radar Kudus – Tim gabungan dari Polres Grobogan, Kodim, Satpol PP, Dinas Perizinan dan Dispora Kabupaten Grobogan, terpaksa menutup lima tempat hiburan malam Jumat malam (27/12). Penutupan dilakukan setelah pengelola tidak bisa menujukan izin operasi tempat hiburan.

Razia gabungan yang dilakukan dari pukul 22.00 hingga 01.40 menyisir di dua kecamatan yaitu Gubug dan Godong. Kegiatan ini juga Mengantisipasi peredaran miras dan narkoba jelang tahun baru, Polres Grobogan menggelar Razia disejumlah tempat karaoke.

”Untuk menyambut pergantian tahun baru, jajaran Polres Grobogan dibantu instansi terkait menggelar Operasi Cipta Kondisi dengan tujuan, untuk mewujudkan situasi Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, aman, nyaman, terkendali, serta terjauhkan dari kemunculan hal-hal negatif yang tidak diinginkan yang dapat mengganggu kamtibmas di wilayah Grobogan,” kata Kasat Reskrim AKP Andi Mohammad Akbar Mekuo saat memimpin kegiatan tersebut.

Selama menyisir, petugas memasuki setiap ruangan karaoke. Lalu memeriksa setiap kartu identitas tamu di dalam ruangan. Hingga melakukan pemeriksaan minuman keras (miras). Para pengunjung dan pekerja karaoke (PK) diperiksa intensif identitasnya. Mereka mendapat beberapa pertanyaan dari petugas.

Dari Hasil pemeriksaan, petugas menemukan puluhan botol miras berbagai jenis dari lima tempat karaoke. Tim tidak menemukan Narkoba, obat-obatan berbahaya dan wanita pemandu di bawah umur. Kepada pengelola dan pengunjung serta para pemandu lagu di rumah karaoke, diberikan pengarahan dan pembinaan agar menjauhi segala jenis narkotika, pemakaian dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang, minum miras atau sejenisnya.

Karena semua itu, hanya akan menjadikan orang mabuk dan teler, yang ujung-ujungnya menjadi pemicu kemunculan tindak kejahatan. Juga diserukan, penyambutan tahun baru jangan diidentikkan dengan pesta mabuk-mabukan dengan miras maupun narkoba.

Sementara, setelah dilakukan pengecekkan terkait izin beroperasi, pengelola atau karyawan tempat karaoke tersebut tidak bisa menunjukkannya. Selanjutnya petugas dari Satpol dan Dinas Perijinan serta Dispora Kabupaten Grobogan dengan tegas menutup ke lima tempat karaoke tersebut.

”Kami tutup lima kafe karaoke ini karena tidak bisa menujukkan izin,” tandasnya.

(ks/mun/ali/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia