alexametrics
Rabu, 20 Jan 2021
radarkudus
Home > Politik
icon featured
Politik

PDI Perjuangan Bisa Usung Calon Sendiri di Pilkada Blora 2020

16 Desember 2019, 15: 30: 16 WIB | editor : Ali Mustofa

PDI Perjuangan Bisa Usung Calon Sendiri di Pilkada Blora 2020

BLORA, Radar Kudus – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) nampaknya menjadi partai idaman dalam Pilkada Blora 2020. Pasalnya partai berlambang banteng moncong putih ini bisa mengusung calon sendiri. Hingga kini, sudah ada 18 orang yang mendaftar di PDI P. Baik bacabup atau bacawabup.

Hingga saat ini sudah ada 18 orang yang melamar di PDI P. Rinciannya DPC Blora (11 orang), DPD Jawa Tengah (enam Orang) dan DPP( satu orang). Untuk di DPD Jawa tengah empat pendaftar sebagai bupati dan dua sebagai wakil bupati.

Ketua Panitia Pendaftaran dari DPD PDI Perjuangan Jateng Abang Baginda Hasibuan menegaskan, enam bakal calon yang menaftar ini sudah final. Tidak ada tambahan lagi. Nantinya juga tidak ada diskriminasi dalam penjaringan bakal calon bupati tersebut. Pihaknya memberikan pelayanan yang sama kepada para pendaftar.

”Prinsip DPD dalam hal pendaftaran calon kepala daerah kami layani sama. Untuk yang daftar di DPC sama saja. Tidak perlu daftar ulang di DPP,” kata Abang.

Sementara itu, Mantan Pj Bupati Blora 2015 Ihwan Sudrajat mengembalikan formulir pendaftaran pada Rabu (11/12). Dirinya optimis akan mendapatkan rekomendasi dari partai berlogo kepala banteng tersebut untuk maju sebagai Calon Bupati.

Pria yang saat ini menkabat kepala Biro Organisasi Setda Jateng itu mengaku, sebenarnya Blora bukan kampung halamannya. Namun dia pernah menjadi Pj bupati Blora selama tujuh bulan. Dan selama menjabat tersebut, dia telah memetakan permasalahan di Blora.

”Mungkin ada yang bertanya saya pensiun masih lima tahun lagi. Kok memutuskan mendaftar pilkada. Anggaplah ini ibarat memutuskan masa depan. Keluar dari zona nyaman, masuk ke zona penuh tantangan,” terang mantan kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) Jateng tersebut.

Ihwan mengaku, niatnya maju di pilkada 2020 sudah sepengetahuan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Langkahnya mendaftar pilkada pun sudah mendapat izin. Baik gubernur maupun keluarga. Dia juga akan mengabdi sebagai ASN sampai selesai, jika tidak mendapat rekomendasi dari PDI Perjuangan. ”Visi saya membawa blora menembus keterbatasan,” jelasnya.

(ks/sub/lid/top/JPR)

 TOP